정보 감사합니다 즐건 하루보내세요
5 kebiasaan buruk yang menurunkan massa otot
1) Tidak cukup mengonsumsi kalori
Cara pasti untuk mengurangi massa otot adalah tidak mengkonsumsi cukup energi (kalori). Makanan adalah bahan bakar untuk otot. Jika tidak mengkonsumsi cukup kalori, itu seperti mengemudi dengan tangki kosong. Mengurangi kalori secara signifikan dengan menggabungkan latihan kardio intensif akan menyebabkan penurunan otot seiring waktu.
2) Melakukan terlalu banyak olahraga
Melatih secara konsisten adalah aspek kunci dalam membangun otot, tetapi latihan berlebihan dapat memiliki efek sebaliknya. Kecuali Anda adalah atlet yang berlari maraton atau mengikuti triathlon (kompetisi tiga cabang), latihan berlebihan dapat menyebabkan sindrom kelelahan berlebihan (OTS), yaitu kondisi yang terjadi ketika pemulihan yang tepat tidak diberikan setelah latihan yang terus-menerus dan intens. Selain itu, penurunan kadar glikogen otot dan kelemahan kekuatan diketahui terkait dengan latihan berlebihan. Gejala umum OTS meliputi kelelahan berkepanjangan, kualitas tidur yang buruk, energi rendah, nyeri otot yang terus-menerus, dan perubahan suasana hati.
3) Tidak cukup tidur
Tidur adalah aspek yang paling kuat (namun paling diremehkan) dari kesehatan dan tujuan kesehatan. Menerapkan kebersihan tidur yang baik dan menjadikan tidur berkualitas tinggi sebagai prioritas utama membantu mempertahankan dan menumbuhkan otot. Saat tidur, otot pulih dan tumbuh. Tidur mengatur hampir semua fungsi tubuh.
4) Tidak mengonsumsi cukup protein
Tubuh kita terdiri sekitar 20% protein. Terutama, protein adalah nutrisi penting dalam komposisi sel. Mengonsumsi cukup protein sangat penting tidak hanya untuk kesehatan tetapi juga untuk meningkatkan dan mempertahankan massa otot.
Melakukan terlalu banyak latihan kardio
Latihan aerobik secara teratur baik untuk kesehatan secara keseluruhan, tetapi latihan aerobik yang berlebihan dapat menyebabkan penurunan otot. Memberikan bahan bakar yang cukup ke tubuh sebelum latihan jantung sangat penting, karena ini membantu membakar lebih banyak kalori dan lemak, dan ketika sumber energi lain habis, otot juga akan terbakar. Jika tujuan Anda adalah pertumbuhan otot, Anda harus menemukan keseimbangan yang baik antara latihan jantung dan latihan kekuatan.