logo

6 kebiasaan yang merusak kesehatan kaki setelah usia 40 tahun

6 kebiasaan yang merusak kesehatan kaki setelah usia 40 tahun

 

Melatih kaki secara berlebihan.

Latihan kaki sangat penting untuk membangun kekuatan dan daya tahan, tetapi latihan berlebihan dapat menyebabkan kelelahan otot, ketegangan, dan cedera. Untuk menghindari sindrom overtraining, istirahat harus dimasukkan ke dalam rutinitas kesehatan. Ganti kelompok otot target dan latih bagian tubuh lain, dan berikan kaki istirahat satu hari atau dua hari, atau lakukan aktivitas ringan di antara sesi untuk membantu aliran darah dan pemulihan otot yang lembut.

2) Tidak melakukan peregangan.

Peregangan sering diabaikan, tetapi memainkan peran penting dalam mempertahankan kelenturan, meningkatkan rentang gerak, dan mengurangi risiko cedera. Setelah berolahraga, pastikan untuk melakukan peregangan, dan lakukan dengan tingkat ketidaknyamanan ringan, bukan rasa sakit. Di kaki, semua otot berfungsi secara berantai seperti rantai. Itulah sebabnya mengapa penting untuk meluangkan waktu untuk peregangan.

 

3) Duduk terlalu lama.

Menurut penelitian, baik di meja maupun di depan TV, duduk berlebihan dapat menyebabkan otot fleksi pinggul yang ketat dan melemahnya otot bokong. Untuk menghindari kerusakan jangka panjang pada kaki, bangkitlah, lakukan peregangan, dan istirahatlah secara teratur dengan berjalan singkat. Duduk terlalu lama dapat menyebabkan otot kaki dan pinggul menjadi kaku seiring waktu. Jika tidak meluangkan waktu untuk meregangkan otot bagian depan kaki dan tidak melakukan gerakan untuk mengatasi ketidakseimbangan seperti squat atau latihan otot bokong, hal ini dapat menumpuk seperti bola salju atau menyebabkan cedera saat berolahraga.

Melakukan latihan yang sangat efektif secara berlebihan.

Latihan dengan dampak tinggi seperti lari atau plyometric tidak apa-apa dilakukan secara moderat. Namun, jenis latihan ini juga dapat membebani sendi. Kecuali Anda secara khusus melatih daya tahan untuk aktivitas dengan dampak tinggi seperti lari, bijaksana untuk mengubah bentuk latihan Anda agar tidak menggunakan otot yang sama secara berlebihan dan mencegah cedera. Variasikan rutinitas latihan Anda dan gabungkan latihan dengan dampak rendah seperti berenang atau bersepeda agar tetap aktif sekaligus memberi istirahat pada kaki.

5) Mengabaikan rasa sakit.

Nyeri adalah cara tubuh memberi tahu bahwa ada sesuatu yang tidak beres. Jika Anda mengalami ketidaknyamanan yang terus-menerus atau nyeri pada kaki, konsultasikan dengan ahli dan sesuaikan latihan Anda. Nyeri akut selama latihan tidak boleh diabaikan. Meskipun mungkin terasa sulit, berhentilah melakukan aktivitas saat muncul nyeri tajam, dan jika nyeri tidak mereda, konsultasikan dengan profesional medis dan berikan waktu yang cukup untuk pemulihan.

6) Tidak cukup mengonsumsi nutrisi.

Nutrisi adalah bagian besar dari teka-teki yang terkait dengan menjaga berat badan yang sehat. Untuk sendi yang sehat, menjaga berat badan yang sehat sangat penting untuk membantu mencegah nyeri pinggul, nyeri lutut, atau bahkan osteoartritis dalam jangka panjang. Obesitas juga dapat meningkatkan peradangan umum di seluruh tubuh dan meningkatkan risiko penyakit kronis dari waktu ke waktu. Pastikan Anda mengonsumsi diet seimbang yang kaya akan nutrisi penting seperti protein, vitamin, dan mineral untuk mengurangi beban pada bagian bawah tubuh.

 

2
0
komentar 1
  • gambar profil
    아침햇살77
     좋은 정보 올려 주셨습니다 
    모르던 정보였어요.