냉동식품 가공류 패스트푸드등 간편하게 먹을수 있어좋지만 건강을위해 직접만들고 식단으로 챙겨주는게 가장좋지요
Sebuah penelitian menemukan bahwa orang yang mengonsumsi lebih banyak makanan ultra-olahan menua lebih cepat daripada rekan-rekan mereka.
Makanan ultra-olahan adalah makanan yang mengandung bahan tambahan makanan dan telah melalui berbagai proses pengolahan dan transformasi.
▲Makanan beku ▲Daging olahan ▲Makanan cepat saji ▲Makanan instan ▲Minuman olahan adalah contoh-contoh yang mewakili hal tersebut.
Menurut sebuah makalah berjudul "Memperkirakan Asupan Makanan Ultra-Olahan pada Orang Dewasa Korea" yang diterbitkan dalam Jurnal Masyarakat Gizi Komunitas Korea, orang dewasa Korea mengonsumsi 29,3% kalori mereka dari makanan ultra-olahan. Makanan ultra-olahan berbahaya bagi kesehatan, karena nutrisi seperti serat dan mineral hancur selama proses pengolahan.
Sebuah tim peneliti dari Universitas Monash di Australia melakukan studi untuk menentukan bagaimana konsumsi makanan ultra-olahan memengaruhi penuaan. Mereka menganalisis data dari 16.055 orang dewasa Amerika berusia 20 hingga 79 tahun dari tahun 2003 hingga 2010.
Tim peneliti membagi peserta menjadi lima tingkatan berdasarkan persentase total asupan energi harian mereka dari makanan ultra-olahan. Kuintil pertama, dengan konsumsi makanan ultra-olahan terendah, berkisar dari 0% hingga 39,1%, dengan rata-rata tingkat konsumsi makanan ultra-olahan sebesar 30,0%. Kuintil kelima, dengan konsumsi tertinggi, berkisar dari 67,7% hingga 100%, dengan rata-rata tingkat konsumsi makanan ultra-olahan sebesar 76,7%.
Tim peneliti menggunakan "PhenoAge" sebagai indikator untuk memperkirakan usia biologis peserta. PhenoAge adalah konsep yang menggunakan biomarker berbasis darah untuk mengukur usia biologis berdasarkan fungsi hati dan ginjal.
Analisis tersebut menemukan bahwa orang-orang di kuintil ke-5 tampak sekitar 0,86 tahun lebih tua dari usia sebenarnya dibandingkan dengan mereka yang berada di kuintil ke-1. Berdasarkan hal ini, perhitungan menunjukkan bahwa untuk setiap 10% asupan energi dari makanan ultra-olahan, usia biologis mereka meningkat sekitar 2,4 bulan.
Makanan ultra-olahan telah terbukti meningkatkan risiko penyakit kronis dan bahkan kematian. Analisis lebih lanjut oleh tim peneliti mengungkapkan bahwa, dengan asumsi asupan harian 2.000 kkal, mengonsumsi tambahan 200 kkal dari makanan ultra-olahan meningkatkan risiko kematian sebesar 2% dan risiko terkena penyakit kronis sebesar 0,5% selama dua tahun berikutnya.
Tim peneliti memperkirakan bahwa hasil ini disebabkan oleh makanan ultra-olahan yang mengakibatkan asupan antioksidan yang tidak mencukupi, seperti flavonoid yang terdapat dalam buah dan sayuran.
Hasil penelitian ini baru-baru ini dipublikasikan di jurnal akademik internasional 'Age&Aging'.
=============
▲Makanan beku ▲Daging olahan ▲Makanan cepat saji
▲Makanan instan ▲Minuman olahan
Di antara semua itu, yang paling sering saya gunakan adalah
Saya rasa itu makanan beku.
Jika Anda mengonsumsi hal-hal ini secara sering, kulit Anda akan menua.
Apakah sebaiknya saya datang sedikit lebih awal?