Saya mengalami lecet di telapak kaki setelah mengikuti maraton. Saya berlari menempuh seluruh jarak lebih dari 40 km dengan tujuan untuk menyelesaikannya. Saya merasakan sensasi lecet yang terus menerus di kaki saya mulai dari pertengahan lari, tetapi saya menahannya dan terus berlari. Ketika saya selesai, saya melihat lecet besar telah terbentuk di telapak kaki, dan karena sudah pecah, rasa sakitnya cukup parah. Saya pikir sepatu yang saya pakai mungkin tidak pas, dan fakta bahwa kaki saya membengkak karena jarak yang jauh kemungkinan memperburuk keadaan. Luka itu terasa perih dan sakit setiap kali saya berjalan, jadi akhirnya saya pergi ke klinik ortopedi untuk berobat. Mereka pertama-tama memeriksa kondisi luka, mendisinfeksi lepuhan yang pecah secara menyeluruh, dan memasang perban. Mereka juga memberi saya instruksi terperinci tentang cara mencegah infeksi dan cara merawatnya di rumah, yang sangat membantu! Saya tidak pernah menyangka akan mengalami hal seperti ini di maraton pertama saya, tetapi saya tetap bangga karena berhasil menyelesaikannya dan lega karena mendapat perawatan yang baik.