ㅁ명상 좋은것 같아요 저도 해봐야겠습니다.
Nikmati aktivitas luar ruangan di bawah sinar matahari.
Melakukan aktivitas luar ruangan secara teratur, seperti berjalan kaki, adalah ide yang bagus. Misalnya, jika Anda merasa sangat depresi, lesu, cemas, atau kelelahan, Anda mungkin tidak ingin keluar rumah. Namun, tetap berada di dalam ruangan hanya akan memperburuk gejala-gejala ini. Sinar matahari mengaktifkan melatonin, hormon tidur, yang dapat membantu mengurangi insomnia, jadi paparan sinar matahari selama 15 hingga 20 menit pun dianjurkan.
Meditasi yang berfokus pada 'di sini dan sekarang'
Meditasi efektif dalam mengelola gangguan suasana hati seperti depresi. Ini adalah praktik yang membantu menjaga ketenangan dalam situasi stres. Abaikan postur tubuh Anda, pejamkan mata, dan fokus pada pernapasan Anda. Mulailah bernapas tiga kali dengan kecepatan yang nyaman, perhatikan di mana napas masuk ke tubuh Anda saat Anda menghirup. Setelah setiap tarikan napas, terus amati pernapasan Anda. Fokus pada pernapasan Anda selama satu hingga tiga menit, sesuai waktu yang tersedia.
Melakukan hobi favoritku
Hobi, yang memberi kita energi, seperti teman. Hobi memberikan kenyamanan di saat-saat sulit atau menyedihkan, dan memberi kita kekuatan untuk menghadapi tantangan baru. Hobi sangat bermanfaat bagi kesehatan mental, dan peran otak dalam merasakan kesenangan terkait dengan "pusat kesenangan." Jika Anda mendapatkan kepuasan khusus dari suatu hobi, ingatan menyenangkan itu akan melewati pusat kesenangan otak dan disimpan di "pusat penghargaan." Dopamin yang dilepaskan selama aktivitas yang menyenangkan secara langsung merangsang pusat penghargaan, membantu menciptakan perasaan senang.
Olahraga teratur
Meningkatkan kesehatan mental tidak selalu membutuhkan olahraga intensif. Bahkan olahraga ringan pun dapat membantu mengurangi depresi. Peregangan ringan di tempat kerja atau di rumah pun dapat membantu meningkatkan suasana hati. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Neuroscience and Biobehavioural Reviews, jurnal resmi International Society for Behavioral and Neuroscience, menemukan bahwa olahraga ringan hingga sedang dikaitkan dengan penurunan risiko depresi. Meskipun olahraga intensitas tinggi tidak menurunkan risiko depresi, aktivitas fisik sedang, seperti berkebun, bermain golf, dan berjalan kaki, juga menunjukkan penurunan. Secara khusus, risiko mengembangkan penyakit mental berat, termasuk psikosis dan skizofrenia, ditemukan berkurang sekitar 27%.
=============
Berjemurlah sambil melakukan aktivitas di luar ruangan.
Ini bukan hanya tentang vitamin D.
Ini juga sangat membantu mengatasi kelelahan.