Kriteria Memilih Suplemen Asam Amino untuk Orang Paruh Baya di Atas 50 Tahun
Setelah usia 50 tahun, hilangnya massa otot, kelelahan kronis, dan perubahan pada kulit dan rambut sering terjadi secara bersamaan.
Selama periode ini, terdapat beberapa kejadian di mana pemulihan energi tidak terasa meskipun asupan vitamin B kompleks sudah mencukupi.
Dalam kasus-kasus ini, suplementasi asam amino esensial mungkin menjadi pilihan.
Apa itu asam amino esensial (definisi)?
Asam amino esensial adalah asam amino yang tidak dapat disintesis dalam tubuh dan harus dikonsumsi dari luar.
Ini digambarkan sebagai unit dasar yang terlibat dalam pembentukan dan regenerasi tubuh, seperti otot, kulit, kuku, dan rambut.
Kami memperkenalkan kompleks asam amino yang merupakan bentuk protein yang lebih terurai dan terkonsentrasi. Kami menekankan bahwa ini adalah bentuk yang mengurangi beban asupan bagi orang-orang paruh baya dan lanjut usia yang kesulitan mengonsumsi protein dalam jumlah tinggi.
Mengapa Mempertimbangkan Suplemen Asam Amino Setelah Usia 50 Tahun (Prinsip-prinsip)
Asam amino esensial dijelaskan dalam konteks aksi berikut:
1) Bahan dasar untuk sintesis otot
-
Terlibat langsung dalam proses sintesis protein.
-
Dipertimbangkan dalam situasi di mana kehilangan massa otot menyebabkan penurunan kekuatan fisik dan metabolisme.
2) Membantu metabolisme energi
-
Ketika metabolisme Anda menurun karena penurunan massa otot, Vitamin B saja mungkin memiliki kemampuan pemulihan yang terbatas dari kelelahan.
-
Pada saat itu, pendekatan mengonsumsi asam amino secara bersamaan disebutkan.
3) Komposisi kulit, rambut, dan kuku
-
Hal ini dijelaskan oleh perubahan tekstur kulit serta kuku jari tangan dan kaki yang rapuh.
4) Proses regenerasi dan pemulihan
-
Disebutkan sebagai komponen yang digunakan dalam proses penyembuhan luka dan regenerasi tubuh.
Ringkasan Data Klinis
※ Berikut ini adalah ringkasan kondisi dan hasil eksperimen dan bukan merupakan generalisasi atau kesimpulan.
-
Teramati perbaikan pada indikator yang berkaitan dengan kehilangan massa otot, penurunan tingkat peradangan, dan peningkatan kadar faktor pertumbuhan.
-
Dalam eksperimen paralel latihan selama 4 minggu,
-
Penurunan penanda kerusakan otot (kreatinin kinase)
-
Pengamatan perubahan kadar testosteron dan hormon pertumbuhan.
-
-
Dalam uji coba penerimaan selama 3 bulan yang menargetkan pasien penyakit jantung dengan usia rata-rata 59 tahun,
-
Melaporkan perubahan pada indikator kemampuan berjalan, daya tahan, dan kapasitas olahraga.
-
Kesimpulan: Konfirmasi bahwa terdapat banyak data terkait berdasarkan kombinasi yang sama.
Cara Memilih Suplemen Protein dan Kompleks Asam Amino
Kapan suplemen protein lebih cocok?
-
Fokus pada konten untuk harga yang terjangkau.
-
Jika Anda tidak terbebani oleh asupan dosis tinggi (30-40g)
Saat mempertimbangkan kompleks asam amino
-
Jika Anda merasa asupan protein dosis tinggi memberatkan
-
Dalam kasus di mana penyerapan sulit terjadi karena gangguan pencernaan atau penurunan asam lambung.
-
Jika Anda ingin mengonsumsi dalam jumlah kecil, campurkan dengan air atau jus.
Tindakan pencegahan saat mengonsumsi (Penting)
-
Baik protein maupun asam amino dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada perut.
-
Perlu berhati-hati jika Anda memiliki masalah fungsi ginjal atau hati.
-
Reaksi alergi dapat terjadi pada beberapa individu. → Konsultasi profesional disarankan jika diperlukan (bukan rekomendasi mutlak)
Dalam kasus-kasus ini, pencarian informasi menjadi bermakna (dirangkum).
-
Jika Anda merasakan penurunan kekuatan fisik yang berkelanjutan setelah usia 50 tahun
-
Jika Anda mengalami kelemahan otot atau perubahan kekuatan
-
Jika Anda berolahraga tetapi pemulihan Anda lambat
-
Ketika asupan protein dosis tinggi secara realistis sulit dilakukan.