관절을 지키는 방법 숙지해서 잘지키도록 노력해봐야겠어요
Anda semua pasti tahu bahwa sendi adalah bagian yang menghubungkan tulang dengan tulang, bukan?
Namun secara biomekanis, biasanya merujuk pada sendi yang dapat bergerak, yaitu sendi sinovial (sendi berlapis selaput).
Sendi pelumas adalah sendi yang berisi cairan pelumas di dalamnya, kedua tulang dilapisi oleh tulang rawan yang bening, dan keduanya dikelilingi oleh kantung sendi.
Sendi berfungsi sebagai poros dalam berbagai gerakan tulang belakang dan anggota badan, dan penyakit yang terjadi pada sendi ini meliputi osteoartritis, rheumatoid arthritis, arthritis purulen, dislokasi, dan ketidakstabilan sendi.
Sendi seperti ini dikatakan sangat dipengaruhi oleh perubahan lingkungan seperti tekanan udara, kelembapan, dan suhu.
Kalau orang dewasa merasa dingin, tidak heran jika mereka mengatakan bahwa sendi-sendi mereka terasa kaku.
Karena itu, tidak hanya di musim dingin yang dingin, tetapi juga di musim panas, banyak orang mengeluhkan nyeri sendi. Saat hujan dan tekanan rendah, tekanan di dalam sendi meningkat secara relatif, menyebabkan area peradangan membengkak dan nyeri menjadi lebih parah.
Angin dingin dari pendingin ruangan juga mengeras cairan sendi yang berfungsi sebagai pelumas pada sendi, sehingga mempengaruhi arthritis.
Osteoartritis, yang paling umum dari arthritis, adalah penyakit utama pada wanita paruh baya di atas usia 50 tahun.
Ibu saya juga memasuki usia 50-an dan telah menderita osteoartritis degeneratif ini selama hampir 20 tahun.
Karena mengalami menopause, produksi hormon menurun sehingga tulang rawan sendi menjadi lemah dan kepadatan tulang menurun. Bahkan wanita muda pun tidak bisa merasa tenang karena pengasuhan anak atau pekerjaan rumah tangga sering kali memberi beban pada sendi.
Para ahli mengatakan bahwa "karena kerusakan pada tulang rawan sendi akibat osteoartritis degeneratif tidak dapat pulih, pengobatan dini sangat penting."
Berdasarkan sumber seperti 'Healthline.com', saya mengetahui cara mencegah osteoartritis dan menjaga kesehatan sendi, jadi ibu melakukan pengobatan, sedangkan saya melakukan tindakan pencegahan.
Menjaga berat badan yang sesuai
Obesitas adalah salah satu penyebab utama osteoartritis. Terutama berpengaruh besar pada sendi lutut yang menopang berat badan. Beban pada sendi lutut meningkat sebesar 3 hingga 5 kg untuk setiap kilogram berat badan. Sangat besar, bukan? Menjaga berat badan yang ideal tidak hanya membantu mencegah osteoartritis tetapi juga dapat membantu meredakan nyeri.
Latihan lebih dari 30 menit
Olahraga seperti bersepeda dengan beban ringan, berjalan kaki, dan berenang membantu memperkuat otot di sekitar sendi dan menjaga kelenturan sendi. Untuk wanita paruh baya yang kekuatan ototnya relatif lemah, disarankan berjalan cepat di dataran rata selama sekitar 30 menit hingga 1 jam setiap hari. Ini adalah latihan yang saya lakukan akhir-akhir ini. Hehe, berjalan cepat. Atau berjalan dan berlari. Olahraga dengan intensitas tinggi seperti lari, mendaki gunung, dan CrossFit memiliki banyak gerakan yang membebani sendi seperti lutut, jadi harus berhati-hati.
Mengurangi gerakan dan posisi yang berlebihan
Orang yang melakukan pekerjaan yang membebani sendi lebih mudah mengalami kerusakan sendi dibandingkan orang yang tidak. Saat melakukan pekerjaan rumah, sebaiknya duduk di kursi yang lebih rendah daripada jongkok, dan saat membersihkan lantai, gunakan alat pel agar tidak membebani sendi secara berlebihan.
Menjaga suhu ruangan yang sesuai
Sendi sensitif terhadap suhu. Karena perbedaan suhu antara dalam dan luar ruangan yang besar saat musim panas yang panas dapat memperburuk nyeri sendi, untuk melindungi sendi disarankan menjaga suhu ruangan antara 26 hingga 28 derajat Celsius, dan jika tidak dapat menghindari pendinginan berlebihan, sebaiknya bagian yang nyeri ditutupi dengan selimut atau sesuatu yang menutupi agar tidak langsung terkena angin dingin.
5. Cara Mengompres Berdasarkan Jenis Penyakit
Kompres hangat membantu meredakan nyeri sendi, tetapi suhu harus disesuaikan tergantung pada jenis radang sendi. Untuk osteoartritis, kompres hangat yang membantu melunakkan sendi yang kaku dan meningkatkan sirkulasi darah sangat dianjurkan.
Di sisi lain, rheumatoid arthritis yang merupakan penyakit autoimun disertai sensasi panas di area nyeri, sehingga kompres dingin dikatakan efektif untuk meredakan nyeri, jadi harus dikompres sesuai dengan gejala. Kebanyakan orang sering bingung antara osteoarthritis dan rheumatoid arthritis.
Rheumatoid arthritis biasanya menyebabkan nyeri pada sendi perifer seperti jari tangan dan kaki, pergelangan tangan, dan lutut, serta dapat menimbulkan gejala sistemik seperti kelelahan dan demam. Berbeda dengan osteoarthritis yang gejalanya tidak simetris dan memburuk di malam hari, gejala rheumatoid arthritis muncul secara simetris dan kekakuan di pagi hari sangat parah. Ibu saya juga mengalami kekakuan yang sangat parah ㅠㅠ
6. Berhenti merokok, berhenti minum alkohol
Alkohol dan rokok dapat menurunkan kepadatan tulang dan melemahkan tulang rawan, jadi sebaiknya dihindari sebisa mungkin. Benar-benar merokok dan minum alkohol adalah musuh kesehatan. Terutama, merokok diketahui meningkatkan stres oksidatif yang mempercepat kehilangan tulang rawan dan berakibat fatal bagi kesehatan sendi dan tulang. Ada juga hasil penelitian yang menunjukkan bahwa perokok memiliki risiko dua kali lipat lebih tinggi terkena rheumatoid arthritis dibandingkan non-perokok.
7. Konsultasi dengan spesialis
Jika osteoartritis tidak ditangani atau dikelola sendiri dengan cara yang tidak tepat, gejalanya tidak hanya akan memburuk tetapi juga periode pengobatannya akan menjadi lebih lama dan tulang bisa mengalami deformitas. Terutama osteoartritis degeneratif dan rheumatoid arthritis memiliki penyebab dan pengobatan yang berbeda, jadi sangat penting untuk mencari spesialis dan mendapatkan diagnosis yang akurat terlebih dahulu!