Prinsip dan pengelolaan tinnitus, ini adalah informasi yang sangat penting bagi orang yang mengalami tinnitus!!
|
Tinnitus disebut juga dengan suara berdenging, yaitu fenomena yang disebabkan oleh gangguan persepsi suara tanpa adanya sumber suara eksternal. Gejala yang muncul pada penyakit seperti sindrom Ménière, kehilangan pendengaran mendadak, kehilangan pendengaran usia lanjut, labyrinthitis, gangguan labirin, trauma, tumor saraf pendengaran, dan lain-lain. Ukuran suara, durasi, warna suara, dan ketidaknyamanan menunjukkan berbagai aspek, tetapi tidak dapat diukur secara objektif. Faktor psikologis memainkan peran besar dan memiliki hubungan erat dengan penyakit fisik dan mental. Selain berusaha untuk tidak terlalu fokus pada tinnitus, hindarilah suara bising yang dapat memberikan rangsangan berlebihan pada organ pendengaran. Berolahraga yang tepat dan beristirahat, serta menghindari kelelahan. Disarankan untuk mengurangi konsumsi obat stimulasi saraf atau kafein yang berlebihan, dan tidak merokok.
Mengatur waktu makan secara teratur dan menghindari makan berlebihan atau berpuasa. Batasi konsumsi makanan berlemak atau makanan dengan kalori yang terlalu tinggi, serta makanan yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Sebaiknya hindari mengonsumsi makanan dengan rasa kuat, termasuk makanan yang sangat asin.
Tinnitus sering terasa lebih keras di tempat atau situasi yang tenang, sehingga disarankan untuk menjaga tingkat kebisingan lingkungan yang sesuai. Usahakan untuk segera tidur setelah masuk ke tempat tidur, dan jam di rumah atau radio, Mengurangi kebisingan televisi juga membantu mencegah dan mengelola tinnitus melalui tidur yang nyenyak. |
Saya juga pernah melihatnya di suatu tempat, jadi saya bagikan~^^