우크라이나에 전쟁물자보급을 하면서 막대한 돈을 쓰는 이유가 이 재건사업때문이라고 하던데 정말 모든것에는 실속을 따지는 법이네요
Rekonstruksi Ukraina sebesar 1,2 triliun won, perusahaan konstruksi Korea "hanya mimpi"
◇ Penguasaan di Amerika dan Eropa···Perusahaan konstruksi domestik masih tahap awal
Menurut laporan pada tanggal 20, proyek rekonstruksi Ukraina dinilai sebagai proyek besar yang melampaui sekadar pemulihan dan mencakup pembangunan kembali infrastruktur nasional secara keseluruhan. Berdasarkan analisis bersama dari Bank Dunia dan Uni Eropa (UE), biaya pemulihan jalan, rel kereta api, jaringan listrik, dan perumahan yang hancur akibat perang diperkirakan mencapai sekitar 1200 triliun won (900 miliar dolar AS). Selain pembangunan kembali fasilitas penting seperti bandara, pelabuhan, rumah sakit, dan sekolah, juga direncanakan pengenalan kota pintar dan infrastruktur ramah lingkungan dalam jangka panjang. Tidak hanya pembangunan fisik, tetapi juga diperkirakan akan memberikan dampak langsung dan tidak langsung terhadap industri terkait seperti mesin konstruksi, semen, dan baja.
Pasar konstruksi berskala besar sedang dibuka, tetapi reaksi industri konstruksi domestik tampak dingin. Faktor utama yang dianggap sebagai hambatan masuk adalah tingginya hambatan masuk tersebut. Pasar rekonstruksi Ukraina sudah dikuasai oleh perusahaan-perusahaan Amerika dan Eropa. Perusahaan bahan bangunan Jerman, Knauf, telah membangun fasilitas produksi bahan bangunan di sana, dan Saint-Gobain dari Prancis juga mengoperasikan pabrik bahan bangunan. Perusahaan pembangkit listrik tenaga nuklir Amerika, Westinghouse, memimpin proyek pengembangan pembangkit listrik tenaga nuklir di Ukraina dan telah menjadi pemain kunci di pasar tersebut.
Di sisi lain, masuknya perusahaan konstruksi domestik ke pasar masih berada pada tahap awal. Hyundai Engineering & Construction telah menandatangani nota kesepahaman (MOU) untuk rekonstruksi Bandara Internasional Boryspil di Ukraina, dan Samsung C&T menandatangani perjanjian pengembangan kota pintar dengan Lviv. Namun, sebagian besar masih berada pada tahap awal dan belum berujung pada penugasan proyek yang nyata.
◇ Skala dukungan pemerintah 'kecil'··· Kekhawatiran tentang penghentian proyek dan risiko piutang tak tertagih
Skala dukungan pemerintah kita untuk Ukraina adalah sekitar 850 juta dolar AS (sekitar 1,1 triliun won), menempatkannya di peringkat ke-14 di antara negara-negara yang memberikan bantuan secara keseluruhan. Ini sangat kontras dengan negara-negara seperti Amerika Serikat dan negara-negara Eropa yang secara penuh mendukung masuknya perusahaan mereka ke pasar. Para pejabat industri konstruksi menunjukkan bahwa tanpa dukungan keuangan dari pemerintah dan kerjasama diplomatik yang memadai, sulit secara realistis untuk memenangkan proyek-proyek besar. Seorang pejabat dari perusahaan konstruksi besar mengatakan, "Sangat sulit bagi perusahaan konstruksi domestik untuk secara mandiri memenangkan proyek besar di pasar yang didominasi oleh perusahaan Amerika dan Eropa."
Hambatan lain dalam memasuki pasar adalah batasan geografis dan budaya. Ukraina tidak hanya berbagi bahasa dan praktik bisnis dengan perusahaan Eropa, tetapi juga telah membangun hubungan kepercayaan yang kokoh melalui pertukaran yang panjang. Perusahaan domestik dinilai berada dalam posisi yang relatif tidak menguntungkan.
Situasi khusus seperti proyek pemulihan pasca perang juga menjadi beban. Ketidakstabilan situasi yang dapat menghentikan pekerjaan kapan saja dan risiko tidak menerima pembayaran tepat waktu membuat situasi menjadi tidak pasti. Perusahaan konstruksi domestik mungkin menurunkan harga proyek untuk bersaing, tetapi ada kekhawatiran bahwa dari sudut pandang perusahaan, profitabilitas akan menurun dan kemungkinan kerugian akan meningkat.
Dalam industri, semua orang sepakat bahwa pendekatan yang hati-hati diperlukan dengan memandang pasar dari perspektif jangka panjang daripada keuntungan jangka pendek. Seorang pejabat dari perusahaan konstruksi besar mengatakan, "Sekarang adalah saat untuk meninjau risiko secara cermat daripada berharap pada keberuntungan rekonstruksi," dan menambahkan, "Dukungan aktif dari pemerintah dan analisis kelayakan bisnis yang menyeluruh dari perusahaan harus menjadi prioritas."
Namun, ada harapan bahwa industri mesin konstruksi dan bahan bangunan akan mendapatkan manfaat dari pemulihan Ukraina secara relatif. HD Hyundai Construction Equipment dan HD Hyundai Infracore telah mencatat pangsa pasar nomor 1 dan 2 di Ukraina bahkan sebelum perang. Diharapkan bahwa pesanan tambahan dapat diperoleh dengan memanfaatkan jaringan yang sudah ada ini. Selain itu, peningkatan permintaan rekonstruksi diperkirakan akan berfungsi sebagai 'garis dukungan' yang melindungi harga bahan bangunan dari penurunan. Industri seperti semen dan baja, yang memiliki karakteristik sulit untuk meningkatkan kapasitas produksi dalam waktu singkat, diperkirakan akan mendapatkan manfaat saat permintaan meningkat.
------------------------------
Saya berharap perang segera berakhir dalam masa sulit seperti sekarang ini sehingga akan membawa keberuntungan bagi negara kita...