ㅎㅎㅎ 오우! 맛있을 것 같아요 해먹어봐야 겠어요
"Kalau dimakan dengan susu, paling enak"… rahasia K-dessert yang sedang heboh di luar negeri
Apakah Anda tahu sereal Honey Tteok?
Haha, saya baru tahu.
Sungguh menakjubkan bahwa makanan kita digunakan di luar negeri seperti ini.
Sereal Gultteok adalah makanan penutup tradisional Korea yang berupa gula-gula berisi madu yang disajikan dengan susu, dan dikatakan bahwa jika memotong Gultteok dengan gunting sedikit, susu akan meresap dengan baik sehingga rasanya menjadi lebih enak.
Saya juga harus mencoba makan bersama anak-anak.
Sepertinya akan sangat enak seperti bubble tea.
Ini kombinasi yang pasti tidak akan terasa tidak enak, bukan?
Resep unik yang menggunakan 'Kultteok', makanan tradisional Korea, sedang menjadi tren di luar negeri. Oleh karena itu, setelah menonton video dari influencer luar negeri, fenomena 'impor kembali' K-dessert mulai muncul di dalam negeri.
Jika Anda mencari '꿀떡 시리얼' di berbagai layanan jejaring sosial seperti TikTok dan YouTube pada tanggal 2, Anda dapat melihat berbagai konten pendek dari pengguna dari berbagai budaya.
Sereal Gultteok adalah makanan penutup tradisional Korea yang berupa gula-gula berisi madu yang disajikan dengan susu. Ini adalah adaptasi dari cara Barat menuang susu ke dalam sereal, dan bahkan ada tips bahwa dengan memotong sedikit Gultteok dengan gunting, susu akan meresap lebih baik sehingga rasanya menjadi lebih lezat.
Influencer luar negeri memberikan pujian seperti "Kenyal seperti bubble tea dan lebih enak daripada sereal biasa" dan "Makan tteok dengan susu membuatnya lebih lembut". Pengguna dalam negeri juga menunjukkan reaksi seperti "Kelahiran K-bubble tea" dan "Kenapa aku tidak memikirkan cara ini".
Seiring meningkatnya popularitas sereal Honey Tteok, berbagai resep unik yang menggunakan tteok, seperti membuat Honey Tteok sendiri atau es serut yang mengandung Honey Tteok, juga mulai muncul.
Terutama, sereal Honey Tteok adalah kombinasi yang pertama kali dikenal di luar negeri, terutama melalui influencer internasional dan media sosial (SNS), yang menarik perhatian. K-food yang sebelumnya tidak ada di Korea ini muncul terlebih dahulu di kalangan muda di luar negeri, dan kemudian influencer domestik mengubahnya menjadi konten sehingga menjadi tren di dalam negeri.
Dalam industri ini, dianalisis bahwa popularitas global dari 'K-Content' seperti drama dan film secara tidak langsung menarik perhatian pada masakan Korea yang muncul di dalamnya.
Sebenarnya, popularitas K-Food meningkat pesat dan volume ekspor terkait juga mencatat hasil yang baik. Menurut Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, selama Januari hingga Oktober tahun ini, nilai ekspor produk olahan beras seperti tteok dan keripik beras mencapai 250 juta dolar AS (sekitar 3,5 triliun won). Angka ini meningkat lebih dari 40% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Fenomena 'Modisumer' juga dianalisis sebagai suatu kondisi di mana orang tidak hanya mencicipi makanan Korea sederhana seperti tteokbokki dan kimbap, tetapi juga menginterpretasikan ulang produk yang ada secara modern untuk menciptakan nilai baru. 'Modisumer' adalah gabungan dari kata Inggris 'Modify' dan 'Consumer', yang berarti konsumen yang menciptakan kembali produk dengan cara mereka sendiri.
Perhatian ini juga tercermin dalam volume pencarian. Menurut 'Naver Data Lab', yang memantau volume pencarian di portal Naver, hingga Oktober lalu, indeks pencarian untuk sereal KkulTteok yang sebelumnya tidak pernah ada, pertama kali muncul dalam angka pencarian pada tanggal 6 bulan lalu, mencapai 75 pada tanggal 21 bulan lalu, dan mencapai 100 pada tanggal 22.
<Asal: Newsis>