늘 배려해오던 주민분들도 사실 당연하지만 고맙다고 직접 표현해준 분도 참 다들 멋진 아파트네요... 이사가시게 되서 아쉬우셨을거 같아요.
Saya akan pindah dari apartemen ini yang telah saya tinggali selama 4 tahun... Surat yang ditinggalkan oleh penyandang disabilitas
Akhir-akhir ini, artikel yang menghangatkan hati ini sangat menyenangkan~
Melihat hati hangat orang yang meninggalkan surat dan pindah rumah.
Sepertinya tetangga-tetangga di sekitar juga selalu saling memperhatikan dan hidup dengan saling pengertian.
Sering terjadi pertengkaran dan kemarahan karena masalah kebisingan antar lantai atau masalah parkir.
Saya rasa saling memahami dan hidup bersama itu penting~
Itu memang sangat sulit...
Semoga hari Anda menyenangkan hari ini~
Surat yang berisi ucapan terima kasih atas 'perhatian' dari seorang penghuni apartemen yang memiliki disabilitas menjelang pindah rumah menjadi viral.
Pada tanggal 24, di X (dulu Twitter), sebuah surat yang berjudul 'Seorang penyandang disabilitas tinggal selama 4 tahun dan meninggalkan surat saat pindah' dibagikan bersama dengan sebuah surat yang tampaknya dipasang di dalam sebuah kompleks apartemen.
Menurut mereka, warga penyandang disabilitas mengatakan, "Kami adalah penghuni unit 208," dan "Segera kami akan pindah dari apartemen ini yang telah kami tinggali selama 4 tahun. Selama tinggal di sini, kami selalu merasa bersyukur, tetapi baru sebelum pindah kami menyampaikan ini."
"Zona parkir khusus penyandang disabilitas adalah ruang untuk pengemudi penyandang disabilitas, tetapi sayangnya, banyak yang tidak memanfaatkannya dengan baik," katanya. "Warga di lingkungan kami telah hidup tanpa banyak ketidaknyamanan selama empat tahun karena mereka meninggalkan zona parkir penyandang disabilitas hingga larut malam meskipun ada masalah parkir yang serius." Dia juga menambahkan, "Dengan tulus berterima kasih atas perhatian yang hangat ini," dan "Semoga selalu sehat dan bahagia."
Teks tersebut menyebar melalui komunitas daring dan mendapatkan reaksi bahwa dia adalah "orang yang jarang menunjukkan rasa syukur atas hal yang wajar." Netizen berkomentar, "Membiarkan tempat parkir untuk penyandang disabilitas adalah hal yang wajar, tapi saya sangat berterima kasih karena dia mengatakan seperti itu," "Sepertinya dia orang yang sangat hangat hati. Semoga kehangatan itu sampai kepada warga yang membaca tulisan tersebut," "Ini benar-benar apartemen kelas atas," "Hal yang wajar, tapi sangat mengharukan."
Sementara itu, parkir di area parkir khusus penyandang disabilitas tanpa menempelkan tanda parkir yang berlaku, memarkir di satu sisi yang menghalangi parkir, atau melanggar garis parkir dan area berstrip akan dikenai denda sebesar 100.000 won. Selain itu, menumpuk barang di jalan masuk area parkir atau memarkir yang melanggar dua sisi, atau menghalangi dua sisi parkir akan dikenai denda sebesar 500.000 won.
<Asal: JoongAng Ilbo>