ㅋㅋㅋ 저도 글읽다가 깜놀했어요 ^^ 나무 식기가 이렇게 까다롭다니, 전 그냥 눈 지긋이 깜고, 쓰면 안 될까요~ㅋㅋㅋ 늘 유익한 정보에 배움 또 배움^^ 님, 근데 요약 정말 잘하신듯요~ㅎㅎ 본문과 요약이 정말 한눈에 잘 들어와요~ㅎㅎ 님, 능력자!!! ㅎㅎㅎ
Peralatan makan dari kayu, jika dicuci tanpa pikir panjang seperti ini... bakteri berlimpah
Peralatan makan dari kayu, jika dicuci tanpa pikir panjang seperti ini... bakteri berlimpah
Sering kali menggunakan sendok kayu saat makan yogurt atau menuangkan susu ke sereal. Peralatan makan seperti sendok kayu, papan potong kayu, dan sendok pengaduk kayu ringan dan ramah lingkungan. Namun, jika tidak dirawat dengan baik, dapat berkembang biaknya bakteri penyebab keracunan makanan, jadi harus berhati-hati.
◇Mudah berkembang biaknya bakteri di celah-celah
Peralatan makan dari kayu rentan terhadap pertumbuhan bakteri.
Karena sifat bahan kayu, terdapat celah kecil yang memungkinkan sisa makanan menempel dengan mudah di antara celah tersebut. Menurut makalah yang dipublikasikan oleh tim peneliti dari Universitas Hong Kong pada tahun 2020, permukaan kayu memiliki lubang kecil atau celah yang memungkinkan bakteri dengan mudah menembus. Misalnya, jika permukaan papan kayu tidak dibersihkan dengan benar, sisa makanan akan menumpuk di antara celah-celah tersebut, menciptakan lingkungan yang mudah bagi pertumbuhan bakteri.
Pada saat ini, kemungkinan kontaminasi silang meningkat jika ikan mentah, ayam mentah, daging sapi, dan makanan mentah lainnya bersentuhan. Kontaminasi silang adalah ketika bahan makanan dan permukaan peralatan makan, seperti talenan, terjadi perpindahan bahan pencemar seperti Salmonella dan Escherichia coli. Hasil penelitian dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) juga menunjukkan bahwa bakteri penyebab keracunan makanan seperti Campylobacter dan E. coli dapat bertahan dari minimal 2 jam hingga beberapa hari di dalam lubang pada permukaan talenan kayu.
◇Harap membersihkan dengan air hangat alih-alih menggunakan deterjen dapur
Peralatan makan dari kayu tidak boleh dicuci dengan deterjen dapur. Meskipun sudah dibersihkan dengan baik menggunakan air
Karena deterjen mungkin tersisa di celah-celah, metode pencucian yang benar adalah mencuci dengan air hangat. Larutkan satu sendok makan baking soda dalam air, lalu celupkan spons lembut dan gosok perlahan peralatan makan kayu. Jika tidak ada baking soda, air bekas rebusan beras yang dicampur dengan cuka dengan perbandingan 9 banding 1 juga baik.
Selanjutnya, cuci peralatan kayu dengan air yang dicampur sedikit cuka, lalu bilas beberapa kali dengan air bersih. Saat melakukan ini, hindari menggunakan air panas. Air panas akan membuat celah pada kayu semakin melebar, sehingga sisa makanan lebih mudah meresap ke dalamnya. Setelah dicuci, perhatikan juga proses pengeringan. Peralatan kayu yang tidak dikeringkan dengan baik akan mudah berkembang jamur. Lap air yang menempel pada peralatan kayu dengan kain kering, lalu biarkan mengering di tempat yang sejuk dan teduh.
================
Belakangan ini saya sedang melihat peralatan makan kayu karena yogurt Yunani.
Pengelolaannya cukup rumit..
Hanya yang biasa digunakan
Saya harus menggunakannya seperti itu.