Ibu kembar 5 bulan: "Mertua datang, tapi aku dikatakan tidak menyiapkan makan" jadi ramai
Apa pendapat Anda tentang artikel ini?ㅠㅠ
Ah... Kalau kembar... pasti sangat sulit...
Benar-benar merasa sedih banget ㅠㅠ
Saya benar-benar merasa sangat marah..
Hanya makan satu kali sehari setelah pukul 8 malam..
Apakah Anda berbicara tentang gosip seperti itu?
Aduh.. tidak bisa tidur dan makan.. tolong bantu sedikit ya..
Anda bilang tinggal selama 3 hari lalu pergi?
Seorang wanita yang sedang merawat bayi kembar selama lima bulan menceritakan kisah dan mengeluhkan kesulitannya dengan orang tua mertuanya.
Pada tanggal 17, sebuah komunitas daring memposting sebuah tulisan berjudul "Mengurus bayi kembar saat kunjungan orang tua mertua, tidak bisa menyajikan makan"
Bapak A yang memiliki bayi kembar berusia 5 bulan berkata, "Mertua saya datang berkunjung dan mereka hanya memperhatikan anak saya, bahkan mereka menegur saya karena tidak menyiapkan meja makan."
Dia mengatakan, "Anak-anak tidak mau makan dan tidak mau tidur dengan baik. Mereka biasanya terbangun 2-3 kali di tengah malam untuk menyusui dan tidur siang pun terpecah-pecah selama 20-30 menit, sehingga mereka selalu kekurangan tidur."
Selanjutnya, dia berkata, "Saya selalu mengurus pagi hari di hari kerja agar suami bisa berangkat kerja dengan lancar, dan setelah suami pulang kerja, saya langsung memandikan dan menidurkan bayi. Setelah bayi tidur, baru saya makan satu kali sehari, sekitar pukul 8 malam."
Dia mengatakan, "Akhirnya saya mengurus anak sendiri hampir sepanjang hari dan tidak sempat makan, sehingga sepanjang minggu saya selalu kekurangan tidur dan tenaga saya terkuras. Suami saya bekerja di perusahaan, jadi saya sama sekali tidak keberatan tentang partisipasi dalam pengasuhan anak."
A 씨는 얼마 전 3일 동안 집에 머물다 간 시부모님이 남편을 통해 "애 키우는 거로 유세 떤다"고 뒷담화한 사실을 알게 됐다고 전했다.
Menurut A, selama empat hari orang tua dari pihak ayah datang, berkat mereka dia bisa tidur terlambat, makan dengan teratur, dan memiliki waktu istirahat.
Di sisi lain, saat orang tua mertua berkunjung, bayi sangat rewel sehingga sulit tidur dan merasa lelah. Dia berkata, "Orang tua mertua tidur terlambat sehingga kami terkurung di kamar bersama bayi dan tidak bisa keluar. Mereka bilang tidak mau sarapan, jadi saya pesan sandwich dan makan bersama."
Kemudian dia berkata, "Setelah makan, dia merasa kenyang dan bilang tidak perlu makan siang, mari makan malam saja." Sepanjang di rumah, mertua laki-laki tidak membantu mengurus bayi, hanya melihat saja dan bermain ponsel, sedangkan mertua perempuan memuji-muji bayi dan mengatakan betapa cantiknya, tetapi tidak membantu mengurus anak seperti orang tua kandung, hanya menatap saja.
Namun, saya sama sekali tidak keberatan tentang bagian yang mengatakan bahwa mereka tidak membantu dalam mengurus anak. Karena anak saya sendiri, tentu saja saya yang mengurusnya, dan orang tua saya pun hanya melihat saja sudah bersyukur. Tapi suatu saat suami saya secara tidak sengaja melihat chat dengan adik iparnya, dan ada kata-kata seperti ini, jadi saya bertanya-tanya apakah ini benar.
Dalam pesan tersebut berisi isi seperti "Tidak memberi makan dan hanya memperhatikan anak, apa yang sulit sampai berlagak," "Tampaknya kamu (suami) yang mencuci anak, apa yang sulit," "Saya sudah melakukan semua kewajiban terhadap orang tua mertua sambil membesarkan anak, mengapa menantu hanya memperhatikan anak dan tidak melakukan apa-apa."
A mengatakan, "Apakah ini karena kekurangan kemampuan saya, saya tidak punya waktu atau tenaga untuk mengurus kembar dan menyiapkan makan saya sendiri. Tapi bagaimana saya bisa menyiapkan makan untuk orang tua mertua juga?"
Ibu mertua membesarkan tiga anak laki-laki. Dia selalu berkata, "Aku sudah membesarkan tiga orang, apa salahnya hanya dua?" Apakah karena saya benar-benar tidak makan dan tidak tidur, seperti kembar yang tidak pernah rewel, sehingga waktu saya sangat terbatas dan tidak ada bagian tubuh yang tidak sakit? Apakah seharusnya saya yang menyiapkan meja makan?
이에 누리꾼들은 "애 하나라도 잘 안 먹고 안 자는 5개월 아기면 체력 다 고갈되는데 무슨 밥 대접인가", "전업이라도 쌍둥이 키우는 건 힘들다", "저는 둘째가 쌍둥이다. 그 당시 내 입에 밥 한 숟가락 넣는 것도 힘들었던 기억이 난다" 등의 반응을 보였다.
<Asal Usul Menyes>