"Turun 10kg dalam 26 hari" ... Jo Hyun-ah fokus makan 'ini' dan puasa setelah pukul 6?
Selain makanan tinggi kalori dan lemak... usaha mengurangi garam juga penting dalam diet
다이어트 시 조현아처럼 염분을 줄이는 사람은 의외로 드물다. 다이어트를 할 때 흔히 고열량 음식과 지방, 당분을 피한다. 이런 성분이 비만을 유발하고 혈당 건강에 악영향을 줄 수 있다는 사실은 이미 널리 알려졌다.
Garam, yaitu natrium, memainkan peran penting dalam mendapatkan efek diet yang tepat. Natrium adalah komponen penting yang tidak bisa digantikan dalam metabolisme tubuh manusia, tetapi juga merangsang nafsu makan. Semakin banyak asupan natrium, semakin sedikit hormon yang menghambat nafsu makan yang diproduksi. Sebaliknya, produksi hormon yang merangsang nafsu makan meningkat, sehingga jumlah makanan yang dikonsumsi bisa bertambah dibanding biasanya.
Jika asupan garam meningkat sebanyak 1g, kemungkinan penambahan berat badan lebih dari 20%... Hindari makanan olahan dan utamakan konsumsi makanan alami
Hasil penelitian dari tim Dr. Graham McGregor di Queen Mary University of London menunjukkan bahwa setiap peningkatan asupan garam sebesar 1g meningkatkan kemungkinan penambahan berat badan lebih dari 20%. Natrium memiliki sifat adiktif tersendiri, sehingga saat menjalani diet, kita harus berusaha mengonsumsi dalam jumlah yang tepat. Sebaiknya hindari makanan olahan dan makanan pesan antar sebisa mungkin, dan masak sendiri untuk membantu mengontrol asupan garam.
Seperti Jo Hyun-ah, merebus dan mengonsumsi sayuran yang kaya kalium dan vitamin juga baik untuk mengurangi natrium. Daun seledri yang dikatakan digunakan oleh Jo Hyun-ah sangat bermanfaat bagi mereka yang sedang diet. Kaya akan vitamin C, A, dan asam folat, sekaligus mencegah keasaman darah akibat konsumsi karbohidrat berlebih, sehingga efektif untuk menurunkan berat badan. Kubis kaya serat makanan sehingga meskipun dikonsumsi sedikit, akan membuat kenyang dan membantu aktivitas buang air besar. Namun, jika hanya mengonsumsi sayuran, mudah kekurangan protein, zat besi, vitamin B, dan seng. Oleh karena itu, daging tanpa lemak, telur, tahu, dan susu juga harus dipastikan dikonsumsi.
Semakin sering makan makanan ringan malam, semakin meningkatkan nafsu makan dan risiko obesitas... Saat melakukan latihan di rumah, harus mematuhi cara penggunaan alat latihan.
Sebaiknya juga menerapkan kebiasaan tidak makan larut malam. Makan makanan ringan di malam hari justru merangsang nafsu makan dan meningkatkan risiko kegemukan. Menurut tim peneliti dari Rumah Sakit Wanita Brigham yang berafiliasi dengan Harvard Medical School, orang yang makan makanan ringan di malam hari memiliki kadar hormon penekan nafsu makan yang rata-rata 6% lebih rendah dalam 24 jam dibandingkan dengan mereka yang tidak makan makanan ringan di malam hari. Sementara itu, kadar hormon yang meningkatkan nafsu makan ditemukan sekitar 12% lebih tinggi.
Tim peneliti menganalisis bahwa semakin terlambat makan, semakin besar pengaruhnya terhadap hormon dan semakin mudah untuk makan lebih banyak dan menambah berat badan. Mereka juga menjelaskan bahwa makan pada waktu yang terlambat menyebabkan pencernaan menjadi lambat dan ritme makan terganggu, sehingga meningkatkan kemungkinan makan berlebihan saat makan siang.
Mengontrol pola makan dan berolahraga secara bersamaan adalah hal yang wajib. Saat cuaca yang lembap dan panas seperti saat ini, banyak orang melakukan latihan di rumah seperti Cho Hyun-ah. Mereka bisa melakukan berbagai gerakan di rumah seperti squat, lunge, bridge, atau menggunakan sepeda statis untuk membentuk tubuh. Berbagai alat latihan di rumah juga dapat digunakan, tetapi jika digunakan dengan salah, dapat membahayakan kesehatan. Penggunaan yoga ring yang umum dipakai saat latihan di rumah dapat mengganggu sirkulasi darah jika dipakai terlalu lama. Foam roller jika digosok dengan keras pada satu area dapat menyebabkan memar atau nyeri.