Uang ucapan 50.000 won dianggap tidak sopan jika tidak hadir... Beban biaya menyebabkan munculnya tren 'tidak menikah'
2024.07.08 13:58
memeriksa saran membatalkan
CNBC melaporkan pada tanggal 6 (waktu setempat) mengutip laporan 2023 dari perusahaan pernikahan Amerika, Natt, bahwa biaya rata-rata pernikahan dan resepsi di Amerika Serikat tahun lalu adalah 35.000 dolar AS (sekitar 48 juta rupiah). Angka ini meningkat sekitar 16,7% dibandingkan tahun sebelumnya, bertambah 5.000 dolar AS (sekitar 690 ribu rupiah).
Biaya pernikahan yang meningkat menyebabkan pasangan yang sedang mempersiapkan pernikahan mengurangi jumlah tamu undangan sebagai solusi. Menurut laporan pernikahan, jumlah tamu undangan pernikahan di Amerika Serikat terus menurun sejak tahun 2006. Rata-rata jumlah tamu undangan pernikahan yang sebelumnya sebanyak 184 orang pada tahun 2006, menurun drastis menjadi 107 orang pada tahun 2020 saat pandemi terjadi. Co-founder sekaligus CEO dari Wedding Report, Shane McMurray, mengatakan, "Pada tahun 2021, jumlahnya sedikit meningkat menjadi 124 orang, tetapi ini karena orang-orang sangat ingin bertemu setelah pembatasan lockdown," dan menambahkan, "Karena biaya pernikahan meningkat secara signifikan, skala pernikahan kemungkinan akan berkurang."
Menurut laporan pernikahan, pernikahan dengan tamu undangan sebanyak 25-50 orang tahun lalu menyumbang 15% dari total, dan pernikahan dengan kurang dari 25 orang sekitar 2%. Persentase ini meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Pasar pernikahan di Korea juga tidak berbeda dengan di Amerika Serikat. Ketika biaya hidup meningkat dan beban biaya persiapan pernikahan menjadi lebih besar, muncul tren 'small wedding' dan bahkan 'no wedding', di mana pasangan melewatkan proses pernikahan dan fokus pada persiapan sendiri.
Rata-rata biaya pernikahan di gedung pernikahan di pusat kota Seoul sekitar 80.000 won, sedangkan di hotel pernikahan, biaya makan saja berkisar antara 130.000 hingga 200.000 won. Jika ditambah biaya sewa gedung dan bunga, total biaya pernikahan bisa mencapai puluhan juta won. Kenaikan biaya pernikahan ini menyebabkan beban yang lebih besar bagi tamu undangan.
Di berbagai forum persiapan pernikahan dan online, belakangan ini muncul pendapat bahwa jika akan memberikan uang ucapan selamat di bawah biaya makan, lebih sopan untuk tidak menghadiri. Dulu, biasanya memberikan uang ucapan selamat sekitar 30.000 hingga 50.000 won, tetapi belakangan ini banyak yang berpendapat bahwa 'jika hadir, berikan 100.000 won, jika tidak hadir, berikan 50.000 won'.
Hasil survei yang diperoleh melalui survei email terhadap 10.000 pekerja ekonomi berusia 20 hingga 64 tahun di seluruh negeri dari Oktober hingga November tahun lalu oleh Shinhan Bank menunjukkan bahwa orang yang tidak menghadiri pernikahan teman dekat dan memberikan uang ucapan selamat sebesar 50.000 won adalah yang terbanyak, yaitu 52,8%. Selanjutnya, 36,7% orang mengatakan akan memberikan 100.000 won, dan 3,3% akan memberikan 200.000 won.
1
0
komentar 1