좋은정보네요 운동전에 채소보다 고구마 참고해야겠어요
Mengonsumsi banyak sayuran ringan sebelum berolahraga? Ada banyak efek sampingnya.
Mengonsumsi banyak sayuran ringan sebelum berolahraga? Ada banyak efek sampingnya.
Banyak orang mengonsumsi makanan ringan seperti sayuran untuk mengisi perut mereka ketika lapar sebelum berolahraga. Meskipun makanan ini dipilih untuk menghindari rasa kenyang, sayuran sebenarnya dapat menghambat olahraga. Kami telah membahas makanan yang harus dihindari sebelum berolahraga dan makanan yang bermanfaat untuk berolahraga.
◇Sayuran, makanan gorengan, dan makanan pedas tidak baik.
▷Sayuran hijau= Sayuran hijau seperti selada dan brokoli kaya akan serat, jadi sebaiknya dihindari. Serat tidak dicerna di lambung, melainkan melewati usus, tempat serat tersebut dipecah oleh bakteri usus besar. Proses ini menghasilkan gas seperti hidrogen, metana, dan karbon dioksida, yang dapat menyebabkan perut kembung. Berolahraga dalam kondisi ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan atau nyeri perut, sehingga sulit untuk fokus pada latihan Anda.
▷Makanan goreng= Mengonsumsi makanan gorengan sebelum berolahraga juga dapat membebani perut. Makanan gorengan membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, sehingga menghambat olahraga. Makanan gorengan juga meningkatkan viskositas darah, yang merugikan sirkulasi darah. Selain itu, makanan gorengan juga tinggi lemak, yang dapat mengurangi tekanan antara lambung dan kerongkongan, menyebabkan refluks asam dan rasa terbakar di dada.
▷Makanan pedas= Makanan pedas juga tidak baik untuk kesehatan. Makanan yang mengandung bahan pedas seperti cabai, mustard, dan lobak membutuhkan waktu lama untuk dicerna. Secara khusus, kapsaisin dalam cabai dan sinigrin dalam mustard dan lobak dapat mengiritasi lapisan lambung. Oleh karena itu, mengonsumsi makanan pedas sebelum berolahraga dapat menyebabkan sakit perut, mulas, dan muntah.
◇Mengonsumsi ubi dan wortel membantu dalam berolahraga
Jika Anda lapar sebelum berolahraga, mengonsumsi ubi jalar adalah ide yang bagus. Ubi jalar menyediakan glukosa bagi tubuh, yang meningkatkan performa olahraga intensitas tinggi. Kalium dalam ubi jalar juga membantu mencegah kram otot yang dapat terjadi selama berolahraga.
Saat ini, lebih baik mengonsumsi ubi jalar rebus daripada yang dipanggang.
Hal ini karena ubi jalar panggang memiliki indeks glikemik lebih dari dua kali lipat indeks glikemik ubi jalar rebus. Namun, jika Anda memiliki perut sensitif dan berolahraga saat perut kosong, mengonsumsi ubi jalar tidak disarankan.
Ubi jalar mengandung banyak gelatin dan tanin, yang merangsang lapisan lambung dan meningkatkan sekresi asam lambung.
Jika Anda tidak suka ubi jalar, Anda bisa mengisi perut Anda dengan wortel.
Latihan aerobik meningkatkan oksidasi dalam tubuh. Beta-karoten, antioksidan yang ditemukan dalam wortel, melindungi membran sel dan mencegah oksidasi sel.
==============
Karena ubi jalar itu enak.
Saya merebus ubi jalar dan memanggangnya.
Kurasa aku akan memanaskannya lalu memakannya.
Indeks glikemiknya dua kali lebih menakutkan.