저는 이게 무조건 선천적인 줄 알았는데 후천적 영향이 있다고 하네요. 이번에 처음 알았습니다. 그리고 소량씩 섭취해서 조금씩 몸을 익숙해지게 만드는 게 좋다고 하니 저도 실천해봐야겠어요.
Jika saya minum susu di pagi hari, apakah tubuh saya akan terbiasa jika saya terus meminumnya?
Jika saya minum susu di pagi hari, apakah tubuh saya akan terbiasa jika saya terus meminumnya?
Beberapa orang mengalami sakit perut hanya karena minum susu. Jika saya mengabaikannya dan terus minum, apakah tubuh saya akhirnya akan menyesuaikan diri?
Intoleransi laktosa adalah kondisi yang ditandai dengan gejala seperti sakit perut, diare, kembung, perut bergas, dan mual setelah mengonsumsi makanan yang mengandung laktosa. Laktosa adalah jenis gula yang ditemukan dalam susu dan juga terdapat dalam produk susu seperti keju, es krim, dan yogurt. Orang dengan aktivitas laktase yang tidak mencukupi di usus kecilnya rentan terhadap intoleransi laktosa. Hal ini karena laktosa yang tidak dipecah oleh laktase di usus kecil akan menyerap air dan difermentasi oleh bakteri usus di usus besar, sehingga menghasilkan gas.
Intoleransi laktosa seringkali didapat.
Salah satu penyebabnya adalah penurunan produksi laktase seiring bertambahnya usia. Faktor genetik juga berperan. Orang Asia biasanya mengalami penurunan produksi laktase setelah usia enam tahun. Selain itu, kerusakan pada mukosa usus halus akibat infeksi atau peradangan dapat menghilangkan laktase untuk sementara waktu, sehingga menyebabkan intoleransi laktosa.
Intoleransi laktosa biasanya dapat didiagnosis berdasarkan gejala saja. Jika gejala hanya muncul saat mengonsumsi makanan yang mengandung laktosa dan menghilang saat makanan tersebut dihilangkan, maka didiagnosis intoleransi laktosa. Jika gejalanya tidak jelas, dilakukan pengujian. Pengujian ini melibatkan pasien mengonsumsi sejumlah laktosa tertentu dan mengukur jumlah gas hidrogen yang dihembuskan selama fermentasi laktosa di usus. Tes ini bertujuan untuk membedakan kondisi tersebut dari kondisi yang menyebabkan diare sederhana, seperti enteritis akut dan sindrom iritasi usus besar.
Tidak ada pengobatan khusus untuk intoleransi laktosa. Gejala akan hilang ketika Anda berhenti mengonsumsi susu atau produk susu.
Namun, menghindari susu bukanlah satu-satunya solusi. Menurut para ahli medis, mengonsumsi susu dalam jumlah kecil, seperti dua gelas sehari, dapat meringankan gejala seperti sakit perut dan diare, bahkan pada mereka yang intoleransi laktosa. Hal ini karena konsumsi laktosa secara terus menerus memungkinkan bakteri usus yang memengaruhi fermentasi laktosa untuk beradaptasi dengan laktosa.
Bagi yang merasa metode ini tidak efektif, Anda juga bisa menambahkan laktase ke dalam susu dan mendinginkannya selama sekitar 12 jam untuk memecah laktosa.
Jika Anda memilih untuk tidak minum susu, disarankan untuk mengonsumsi banyak makanan yang kaya kalsium, seperti ikan teri, tahu, dan brokoli, untuk mencegah kekurangan kalsium dan vitamin D.
============
Ibuku
Kamu tidak bisa minum susu.
Adik laki-lakiku juga. Aku tidak keberatan...
Jadi, minumlah susu kedelai dan makanlah sayuran.
Apakah Anda mengonsumsi banyak hal?
Kamu benar-benar suka tahu dan kacang-kacangan, kan?