3. Memahami hubungan nutrisi dengan baik adalah hal yang diinginkan
4. Nutrisi yang diperlukan manusia untuk menjalani kehidupan adalah sebagai berikut.
1) Penyakit hati
1. Beras, roti, mie, dan sebagainya
2. Dicerna di dalam tubuh menjadi glukosa dan diserap di usus halus
3. Glukosa yang diserap diangkut ke dalam darah dan diubah menjadi fruktosa yang disimpan di hati atau otot
Gula darah yang berlebih disimpan sebagai lemak.
5. Faktor penyebab peningkatan berat badan manusia adalah karena konsumsi karbohidrat secara berlebihan
6. Menghasilkan energi dengan mengoksidasi menggunakan oksigen di otot dan hati saat berolahraga
7. Karbohidrat menghasilkan 4 kalori energi per gram saat dioksidasi
2) Wilayah
1. Karena lambatnya pencernaan atau penyerapan dibandingkan dengan lemak, penggunaannya sebagai sumber energi menjadi lebih lambat.
Jika asupan gula berlebihan sebagai bahan cadangan energi, akan terjadi konversi menjadi lemak.
3. Untuk meningkatkan stamina, minyak malt yang mengandung banyak vitamin E dan minyak kedelai efektif.
4. Lemak menghasilkan lebih dari satu kali lipat energi dibandingkan dengan karbohidrat atau protein.
Jika membutuhkan banyak energi, sebaiknya mengonsumsinya dalam jumlah yang besar.
6. Yang dimaksud dengan banyak di sini adalah jumlah yang cukup.
7. Tentu saja, jangan sampai mengonsumsi sampai mengalami gangguan pencernaan yang berlebihan.
3) Hanya satu kali
1. Sebagai nutrisi yang membentuk otot, masuk ke dalam tubuh, dipecah menjadi asam amino, diserap, kemudian digunakan kembali untuk membentuk otot, jaringan, kulit, rambut, dan lain-lain.
2. Yang sangat dibutuhkan oleh tubuh adalah sekitar 23 jenis asam amino esensial
Jenis 3.8 tidak diproduksi di dalam tubuh, sehingga harus dikonsumsi dari luar tubuh.
Daging sapi, daging babi, hasil laut, susu, telur, dan kacang-kacangan mengandung banyak protein.
Secara umum, rasio 2:1 antara hewani dan nabati dianggap ideal.
4) Bita Min
1. Meskipun bukan sumber energi, berperan sebagai pelumas dalam proses fisiologis manusia dan tidak diproduksi di dalam tubuh, sehingga harus diperoleh dari makanan.
Vitamin A, D diperlukan untuk kekebalan lapisan mukosa kulit dan pembentukan tulang, dan terkandung dalam keju, mentega, kuning telur, serta sayuran berwarna hijau dan kuning.
Vitamin B1 berfungsi membantu enzim yang memecah asam piruvat, dan jika kekurangan, asam piruvat atau asam laktat akan cepat menumpuk sehingga kehilangan daya tahan. Terdapat banyak dalam ragi, embrio, kacang tanah, kedelai, dan daging babi.
Vitamin B2 berperan dalam merangsang pertumbuhan dan memainkan peran penting dalam proses oksidasi di dalam sel, sedangkan vitamin B6 berfungsi untuk menegangkan otot.
5. Vitamin C berperan penting dalam tubuh seperti vitamin B, melindungi dan mempertahankan elastisitas tulang rawan, tendon, dan pembuluh darah, serta berfungsi sebagai mediator oksidasi-reduksi. Biasanya terdapat banyak pada sayuran seperti bayam, lobak muda, selada, dan kol, dan sebaiknya dikonsumsi mentah jika memungkinkan.
6. Vitamin E meningkatkan penggunaan oksigen, memperlancar aliran darah, dan menjaga elastisitas pembuluh darah serta otot, sehingga sangat baik dikonsumsi oleh pelari jarak jauh. Konon, vitamin ini banyak terkandung dalam ginseng di negara kita.
5) Mineral (Mineral)
1. Kalsium, zat besi, mangan, seng, kobalt, dan lain-lain, serta sebaiknya tidak memilih-milih makanan dan mengonsumsi secara merata dari berbagai tanaman.
Terutama terkandung banyak dalam madu berwarna gelap (madu malam, soba).
6) Garam ion
1. Berkeringat banyak saat berolahraga.
Biasanya, dari 2 liter keringat, hilang 6 hingga 8 gram garam, sehingga perlu dipertimbangkan penggantiannya.
3. Pola makan kita memiliki ciri khas berupa konsumsi garam yang tinggi. Kimchi, kkakdugi, jeotgal, sup, dan lain-lain dikonsumsi melebihi batas standar, sehingga tidak terlalu menjadi masalah.
4. Saat pergi ke luar negeri, harus dipersiapkan dan dikonsumsi secara terpisah.