좋은정보네요 ㅋ 잘보고가요
Cukup dengan tidak mengonsumsi ini saat makan nasi dengan bumbu gurih dapat mengurangi kekhawatiran tentang kadar gula darah.
Cukup dengan tidak mengonsumsi ini saat makan nasi dengan bumbu gurih dapat mengurangi kekhawatiran tentang kadar gula darah.
Biasanya orang mengonsumsi nurungji (nasi gosong) setelah makan nasi yang dimasak dalam panci. Namun, ada beberapa orang yang sebaiknya menghindarinya: mereka yang memiliki kadar gula darah tinggi.
Bahkan, jika Anda memiliki kadar gula darah tinggi atau diabetes, nurungji atau sungnyung tidak disarankan. Karena nurungji dibuat dengan cara menekan beras, ukurannya lebih kecil dan karenanya lebih bervolume daripada nasi. Namun, karena nurungji merupakan makanan yang kaya karbohidrat, makanan ini dapat dengan cepat meningkatkan kadar gula darah.
Tim peneliti gabungan dari Departemen Makanan dan Nutrisi di Universitas Nasional Seoul dan Universitas Gachon memperkirakan indeks glikemik (GI) dari makanan Korea yang umum digunakan, dan menemukan bahwa nurungji memiliki GI sebesar 72. Indeks glikemik (GI) mengukur kecepatan pencernaan dan penyerapan, dengan GI yang lebih rendah menunjukkan dampak yang kurang signifikan terhadap kadar gula darah. Makanan dengan GI 55 atau kurang diklasifikasikan sebagai makanan GI rendah, 55-69 sebagai makanan GI sedang, dan 70 atau lebih tinggi sebagai makanan GI tinggi.
Saat makan nasi yang dimasak dalam panci, Anda juga harus berhati-hati dalam mengonsumsi bumbu.
Sebagian besar restoran pot-bap menawarkan mentega, dan banyak orang menambahkannya dengan murah hati untuk meningkatkan rasa gurih dan kaya. Namun, mentega sebagian besar terdiri dari lemak jenuh.
Menambahkan terlalu banyak mentega dibandingkan dengan jumlah beras dalam panci dapat meningkatkan kadar kolesterol dan berdampak negatif pada kesehatan kardiovaskular. Penting juga untuk menyesuaikan bumbu yang tersedia. Karena nasi sudah dibumbui, menambahkan terlalu banyak bumbu dapat menyebabkan perut kembung atau meningkatkan kadar natrium dalam darah.
Sementara itu, memasak nasi terlalu lama saat membuat nurungji umumnya tidak disarankan. Hal ini karena reaksi Maillard juga menghasilkan akrilamida, yang diduga sebagai karsinogen. Akrilamida tidak dipecah dalam tubuh dan menumpuk di dalam darah dan jaringan. Badan Internasional untuk Penelitian Kanker mengklasifikasikan akrilamida sebagai kemungkinan karsinogen.
Menurut tim peneliti dari Departemen Pangan dan Gizi di Universitas Hankyung, semakin lama waktu memasak nurungji, semakin tinggi kandungan antioksidan seperti polifenol dan flavonoid. Namun, akrilamida juga meningkat. Oleh karena itu, tim peneliti menyimpulkan bahwa waktu memasak optimal untuk nurungji adalah dalam waktu lima menit.
Cukup dengan tidak mengonsumsi ini saat makan nasi dengan bumbu gurih dapat mengurangi kekhawatiran tentang kadar gula darah. © Disediakan oleh: Health Chosun