logo

"Hanya mengurangi gula saja sudah bisa menurunkan berat badan"... Bagaimana cara mengurangi gula dan tetap makan?

"Hanya mengurangi gula saja sudah bisa menurunkan berat badan"... Bagaimana cara mengurangi gula dan tetap makan?

 

"Hanya mengurangi gula saja sudah bisa menurunkan berat badan"... Bagaimana cara mengurangi gula dan tetap makan?

 

Mengurangi konsumsi gula membantu penurunan berat badan. [Foto=Clipart Korea]

 

Orang-orang yang ingin mengontrol berat badan pertama kali menghilangkan gula dari diet mereka. Karena mereka tidak bisa makan makanan manis seperti kue dan minuman bersoda yang mengandung banyak gula saat berdiet. Untuk menurunkan berat badan, secara umum harus mengurangi asupan kalori, tetapi makanan favorit seperti gula sangat adiktif, sehingga harus dikurangi secara khusus dan hati-hati.

 

Jika berhenti secara sembarangan, gejala penarikan akan membuat suasana hati menjadi suram, dan keinginan terhadap gula akan semakin meningkat sehingga nafsu makan malah meledak. Majalah kesehatan dan informasi makanan Amerika 'Clean Eating' telah merangkum beberapa tips yang berguna tentang gula berdasarkan saran dari ahli gizi Don Jackson Blatner dan lainnya.

 

Mengapa gula berpotensi membahayakan kesehatan?

 

Gula tidak memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh kita. Alasan mengapa gula termasuk dalam kategori 'kalori kosong' adalah karena tidak memiliki nilai gizi. Karena makanan alami juga mengandung karbohidrat, tidak perlu mengonsumsi gula yang diproses secara buatan secara khusus.

 

Masalahnya adalah semua orang tahu, tetapi gula memiliki rasa. Karena dapat memperkaya rasa makanan, gula sangat adiktif dan menyebabkan konsumsi berlebihan. Akibatnya, berat badan meningkat dan muncul berbagai masalah kesehatan seperti obesitas dan diabetes.

 

Makanan apa yang akan membuat kita mengonsumsi gula?

 

Buah-buahan dan sayuran akar mengandung gula seperti fruktosa, sedangkan produk susu mengandung laktosa. Kita sudah mengonsumsi gula melalui makanan sehari-hari. Tidak perlu menambah konsumsi gula tambahan.

Ketika mendaki gunung, camilan seperti cokelat dapat membantu dengan cepat mengisi energi, tetapi dalam kehidupan sehari-hari dengan aktivitas yang sedikit, tidak perlu mengonsumsi gula olahan. Namun, orang yang menyukai makanan manis cenderung mengonsumsi lebih dari yang dibutuhkan melalui minuman bersoda, keripik, kue, dan lain-lain.

 

Gula sering ditambahkan ke dalam makanan dengan berbagai nama lain seperti agave, sukrosa, fruktosa cair, gula mentah, madu, molase, sirup maple, maltodekstrin, dan lain-lain, sehingga hanya memeriksa kandungan gula saja tidak cukup untuk mengetahui berapa banyak gula yang dikonsumsi.

 

Berapa banyak gula yang sebaiknya dikonsumsi dalam sehari?

 

American Heart Association (AHA) merekomendasikan agar wanita tidak mengonsumsi lebih dari 25g gula tambahan per hari dan pria tidak lebih dari 36g. 25g setara dengan sekitar 6 sendok teh.

 

Di dalam negeri, Badan Pengawas Obat dan Makanan merekomendasikan agar asupan gula melalui makanan olahan tidak melebihi 50g, namun laporan konsumsi gula menunjukkan bahwa sebenarnya asupan gula melebihi 65g.

 

Apakah mengurangi gula saja dapat membantu mengontrol berat badan?

 

Secara teori, menyusun diet tanpa gula meningkatkan peluang keberhasilan penurunan berat badan. Sebab, banyak makanan yang mengandung banyak gula adalah jenis makanan yang hanya tinggi kalori tanpa nilai gizi.

 

Oleh karena itu, membatasi konsumsi pemanis buatan dan pemanis lainnya selain dari makanan alami akan meningkatkan kemungkinan penurunan berat badan. Makanan yang mengandung gula alami kaya serat dan nutrisi, sehingga perlu dikonsumsi secara tepat.

 

 

Jurnalis Kwon Soon-il (kstt77@kormedi.com)

4
0
komentar 2
  • gambar profil
    감사와행복
    설탕만 줄여도 살 빠진다는데 앞으로 조금씩 줄여보도록 노력해봐야겠네요 정보 감사합니다 
    • gambar profil
      하루=즐겁게+행복하게+웃으며✌
      Penulis
      설탕 맛나 좋은데
      맛만큼이나 조금씩
      줄여야  건강에 좋을것 같아요