logo

Daging ayam dan bebek yang sering direbus dan dikonsumsi... Apakah ada perubahan pada pembuluh darah dan pankreas?

Saya sering makan ayam dan bebek rebus...

Perubahan pada pembuluh darah dan pankreas?

 

Daging ayam dan bebek harus direbus sebelum dimakan agar zat berbahaya berkurang dan manfaat kesehatan dapat tersampaikan dengan baik. [Gambar=Clipart Korea]© Disediakan oleh Komedidotcom
 

Daging unggas seperti ayam dan bebek (burung yang dipelihara di rumah) dianggap sebagai makanan sehat.

Daging babi mendapatkan penilaian yang berbeda dibandingkan dengan daging sapi.

Apa penyebabnya?

Karena dapat menurunkan tekanan darah dan mengurangi kejadian penyakit kardiovaskular otak, sehingga baik untuk kesehatan pembuluh darah.

Mari kita pelajari kembali tentang ayam dan bebek.

 

 

DASH diet selalu menyertakan unggas... makanan apa yang mengatur tekanan darah?

Diet DASH (Pendekatan Diet untuk Menghentikan Hipertensi) juga tercantum dalam data Badan Pengendalian Penyakit.

Ini adalah 'metode diet untuk menurunkan tekanan darah'. Selain buah-buahan, sayuran, susu dan produk susu rendah lemak (atau tanpa lemak), biji-bijian, ikan, dan kacang-kacangan yang sering disebutkan, juga menekankan konsumsi unggas seperti ayam dan bebek.

Diet DASH membantu mengendalikan tekanan darah dan mengurangi risiko penyakit pembuluh darah utama seperti penyakit jantung dan serebrovaskular, serta mengurangi kejadian kanker pankreas.

Kaya lemak rendah dan asam lemak tak jenuh banyak... "Hapus kulitnya dan konsumsi"

 

Daging ayam memiliki lebih sedikit lemak dibandingkan dengan daging sapi dan babi.

Dengan menghilangkan kulit dan minyak, kalori menjadi jauh lebih rendah dibandingkan daging sapi dan babi, sehingga membantu dalam diet.

Menurut Badan Ilmu Pertanian Nasional, protein lebih banyak daripada daging sapi, yaitu 20,7g per 100g, dan lemaknya adalah 4,8g.

Vitamin B2 yang banyak terdapat dalam kalori 126kcal. Kandungan asam lemak tak jenuh adalah 67,1~68,4%, dibandingkan dengan daging babi (57,3%),

Lebih tinggi daripada daging sapi (59,2%). Sebaliknya, asam lemak jenuh berkisar antara 31,6% hingga 32,9%, sedangkan daging sapi (40,8%),

Jumlahnya jauh lebih sedikit daripada daging babi (42,7%). Kandungan asam lemak esensial berkisar antara 16,6% hingga 16,9%, yaitu 1,6 kali lipat dari daging babi dan lima kali lipat dari daging sapi.

 

 

Mengurangi kolesterol LDL dan mengeluarkan logam berat... Obat yang cocok untuk tubuh manusia bersifat alkali

 

Sebagian besar daging adalah makanan asam, tetapi daging bebek adalah alkali ringan yang cocok untuk tubuh manusia.

Itik adalah hewan yang mampu bertahan hidup meskipun memakan belerang yang bersifat racun, sehingga memiliki kemampuan detoksifikasi yang sangat hebat.

 

Jika terus mengonsumsi daging bebek, nitrogen dalam tubuh akan terurai secara efektif.

Membantu agar logam berat dan kotoran tidak menumpuk di tubuh dan langsung dikeluarkan.

 

Kolesterol LDL adalah faktor risiko terjadinya hipertensi dan infark miokard, dan daging bebek membantu dalam pencegahan dan pengurangan risiko tersebut.

Berbeda dengan daging lainnya, kandungan asam lemak tak jenuh dan linoleatnya tinggi.

Mengandung arakidonat yang berfungsi menurunkan kolesterol.

 

Makan daging bebek secara teratur dapat membantu mencegah penyakit pembuluh darah.

 

Daging dipanggang atau digoreng? ... "Untuk kesehatan, makanlah dengan cara direbus"

 

Daging ayam dan bebek baik untuk tubuh, tetapi efek kesehatan tergantung pada cara memasaknya.

 

Harus dimakan setelah direbus.

 

Memanggang atau menggoreng dengan api dapat menghasilkan zat berbahaya yang justru dapat memberikan efek sebaliknya.

Terutama, daging bebek harus direbus dalam air mendidih agar dagingnya menjadi lembut.

Jika sayuran dimasukkan ke dalam air mendidih, bau amis akan hilang.

Harus memasak agar tidak terlalu asin.

Reya baik untuk pengelolaan tekanan darah dan sistem kardiovaskular.

Belakangan ini, sepertinya orang tidak lagi merebus daging seperti dulu.

Salah satu alasan utama meningkatnya kanker usus besar yang jarang terjadi 30 tahun yang lalu dan meningkatnya penyakit vaskular

 

2
0
komentar 0