떡볶이가 완전 당이높긴하죠 ㅎㅎ 아무래도요
Camilan ini cocok sebagai pengganti tteokbokki di malam hari
Serat yang kaya dalam almond memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah. Almond mengandung sekitar 12g serat per 100g, yang merupakan tingkat tertinggi di antara kacang-kacangan. Terutama, serat dalam almond memperlambat penyerapan karbohidrat dan gula, mencegah fluktuasi tajam kadar gula darah. Selain itu, almond kaya akan mineral yang juga membantu mencegah kenaikan kadar gula darah secara mendadak. Mineral penting seperti magnesium membantu memindahkan glukosa ke dalam sel untuk digunakan sebagai energi. Akibatnya, kadar gula darah tetap stabil sepanjang malam dan otot rileks dengan baik, mendukung tidur yang nyenyak.
Vitamin E yang banyak terkandung dalam almond adalah jenis antioksidan yang melindungi sel dari oksigen aktif, memperlambat proses penuaan tubuh. Vitamin E juga efektif menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL), sehingga mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Selain itu, vitamin E dapat memperbaiki metabolisme glukosa dan resistensi insulin, membantu mencegah komplikasi diabetes dan penyakit metabolik lainnya. Dalam 30g almond terkandung sekitar 8mg vitamin E, yang setara dengan 67% dari asupan harian yang direkomendasikan untuk orang Korea. Vitamin E dalam almond terkandung secara melimpah di kulitnya, sehingga disarankan untuk mengonsumsinya bersama kulitnya.
Protein nabati dalam almond membantu melepaskan energi secara stabil sepanjang malam dan mengontrol kadar gula darah. Kandungan protein nabati dalam almond juga cukup tinggi dibandingkan dengan kacang-kacangan lainnya. Ini efektif dalam mencegah diabetes dan mengatur berat badan. Selain itu, lemak tak jenuh tunggal yang banyak terkandung dalam almond membantu menstabilkan nafsu makan dan kadar kolesterol.
Namun, jika mengonsumsi almond dalam jumlah banyak sebelum tidur, dapat menyebabkan diare atau dehidrasi. Disarankan untuk mengonsumsinya sekitar satu genggam per hari.