운동하는 중간중간 물을 마셔주는게 좋겠네요 ㅎㅎ 이제 만보하러 나갈 때 물 하나 들고 나가려구요
Cara Berolahraga Sehat di Musim Panas
3 Olahraga Terbaik yang Direkomendasikan Saat Musim Panas
1. Renang dan olahraga air yang baik untuk pelepasan panas
Renang direkomendasikan untuk usia 50 hingga 60 tahun yang memiliki sendi yang lemah, dan saat melakukan olahraga air, harus berhati-hati terhadap kejang otot dan fraktur otot.
2. Kecepatan Reaksi Meningkat~ Kelincahan Meningkat Tenis
Hindari siang hari, gunakan waktu sore hari atau malam hari.
3. Tenis meja sebagai olahraga dalam ruangan yang utama
Karena dapat menyebabkan gangguan pernapasan jika berlangsung lama di ruang tertutup, ventilasi diperlukan.
5 hal yang harus diketahui saat berolahraga di musim panas
Kurangi intensitas latihan dari biasanya, lakukan dalam waktu kurang dari satu jam, dan sering beristirahat.
Alih-alih berolahraga terus-menerus dalam waktu yang lama, lebih penting untuk mengambil waktu istirahat secara berkala. Pada musim panas, tingkatkan intensitas olahraga sedikit lebih rendah dibandingkan musim lainnya, melakukan latihan selama sekitar 30 menit hingga 1 jam, dan saat kelembapan tinggi, kurangi waktu olahraga sebesar 10-20%. Untuk latihan dalam waktu yang lama, istirahat selama 10 menit setiap 30 menit sangat dianjurkan. Terutama jika muncul pusing, kejang, mual, dan gejala lain, segera hentikan olahraga.
Lakukan olahraga di pagi hari atau sore hari saat matahari terbenam.
Hindari olahraga di luar ruangan saat tengah hari dari pukul 11 hingga 4 karena matahari sangat terik. Bagi mereka yang memiliki pola hidup pagi, disarankan untuk berolahraga di pagi hari sebelum makan antara pukul 6 hingga 8 pagi. Olahraga pagi sangat baik untuk meningkatkan daya tahan jantung dan paru-paru, memperkuat otot, serta mengatasi obesitas. Namun, bagi mereka yang berisiko stroke atau penyakit jantung, sebaiknya menghindari olahraga di waktu subuh.
Latihan malam hari yang baik dilakukan setelah makan antara pukul 7 malam hingga 10 malam, seperti berjalan kaki, senam tanpa alat, dan jogging ringan. Terutama bagi penderita hipertensi atau diabetes, latihan malam sangat dianjurkan. Namun, karena dapat menyebabkan insomnia, sebaiknya selesai satu jam sebelum tidur.
3. Meskipun tidak merasa haus saat berolahraga, tetaplah minum cukup cairan.
Jika melakukan olahraga biasa, tubuh akan mengeluarkan sekitar 0,75 hingga 1 liter keringat per jam, tetapi selama musim panas, jumlah keringat yang keluar bisa lebih banyak. Kehilangan cairan sekitar 3-5% dari berat badan dapat menyebabkan dehidrasi, yang menurunkan kemampuan berolahraga dan daya tahan, dan melanjutkan olahraga dalam kondisi ini sangat berbahaya.
Minumlah sekitar 200ml cairan 30 menit hingga 1 jam sebelum mulai berolahraga, dan selama berolahraga, meskipun tidak merasa haus, sebaiknya minum sedikit demi sedikit setiap 15 menit. Namun, konsumsi cairan yang berlebihan dapat membuat perut membengkak dan menekan diafragma, sehingga mengganggu pernapasan, jadi harus berhati-hati.
Minuman yang baik adalah air mineral dingin atau minuman olahraga dengan kadar gula di bawah 10%, dan sebaiknya menghindari air berkarbonasi atau jus. Selain itu, minuman beralkohol atau berkafein harus dihindari karena dapat menyebabkan dehidrasi melalui efek diuretik.
4. Saat berolahraga di siang hari, kenakan topi dan oleskan tabir surya pada kulit yang terbuka.
5. Kenakan pakaian longgar atau pakaian olahraga yang memungkinkan pelepasan panas dengan baik.
Sumber: Cara Berolahraga Sehat di Musim PanasPengetahuan Kesehatan Rumah Sakit Samsung Seoul