logo

Anak saya mulai menjalani perawatan koreksi maloklusi di Klinik Gigi Hanlim di Ansan.

Saya pergi ke dokter gigi karena putra saya yang duduk di kelas enam mengalami maloklusi. Saya khawatir karena gigi depannya tidak bertemu saat dia tersenyum, dan rahang bawahnya tampak sedikit menonjol. Karena dia masih dalam masa pertumbuhan, saya pikir penting untuk mengatasinya sekarang, jadi saya melakukan konsultasi. Dokter gigi pertama-tama mengambil rontgen panoramik dan pemindaian intraoral, lalu menjelaskan secara detail arah pertumbuhan rahang dan susunan giginya. Dia menekankan bahwa ini bukan hanya tentang gigitan, tetapi juga tentang mengendalikan pertumbuhan rahang.
Perawatan dilakukan secara bertahap, awalnya menggunakan alat ortodontik fungsional untuk fase pertumbuhan guna memandu posisi rahang, kemudian beralih ke alat ortodontik tetap. Saya khawatir karena anak saya sangat takut, tetapi tim dengan tenang menjelaskan proses pemasangan alat dan berbicara kepadanya sesuai dengan tingkat pemahamannya, yang membuat saya tenang. Ada sedikit tekanan dan rasa sakit selama beberapa hari pertama, tetapi masih dapat ditoleransi, dan setelah sekitar seminggu, ia beradaptasi.
Saya menyukai cara mereka menyesuaikan rencana perawatan dengan laju pertumbuhan anak saya, daripada hanya menerapkan solusi cepat secara tergesa-gesa. Mereka bahkan menunjukkan foto sebelum dan sesudah perawatan serta perkiraan perkembangannya, yang membuat saya percaya diri. Saya sudah memakai behel selama sekitar satu bulan sekarang, dan saya sangat puas dengan peningkatan bertahap pada gigitan saya.
image
0
0
komentar 0