Putri saya yang berusia 26 bulan batuk parah setiap malam selama beberapa hari sehingga ia tidak bisa tidur nyenyak, jadi saya mengunjunginya dengan cemas. Sambil menunggu setelah mendaftar, perawat memeriksa putri saya sekali lagi, yang membuat saya tenang. Setelah masuk ruang pemeriksaan, dokter berbicara kepada saya perlahan dan sesuai dengan tingkat pemahaman putri saya. Ia mendengarkan batuknya dan bahkan dengan hati-hati memeriksa pernapasannya dengan stetoskop, menjelaskan langkah demi langkah apakah itu hanya pilek biasa atau masalah bronkial. Hal ini memberi saya keyakinan.
Pemeriksaan menunjukkan bahwa saluran pernapasan anak saya sensitif, jadi kami memulai perawatan dengan nebulizer. Pengasuhnya cukup perhatian untuk menggendong anak saya selama perawatan, sehingga tangisannya sedikit, dan saya bisa merasakan pernapasan anak saya menjadi jauh lebih lancar setelahnya. Dokter meresepkan obat minimal dan bahkan memberi saya instruksi terperinci tentang cara mengatasi batuk saya di rumah. Pendekatan ini, yang disesuaikan dengan kondisi anak saya dan tanpa pengobatan berlebihan, jelas berbeda dari rumah sakit lain, dan saya sangat puas. Setelah sekitar dua hari, batuk saya berkurang secara signifikan, yang semakin melegakan.