위장 건강 지키는 6가지 정보 잘 보고 가요 유용한 정보네요
6 Kebiasaan untuk Menjaga Kesehatan Perut
Kebiasaan makan yang teratur
Waktu makan sebaiknya dibuat mengikuti pola yang tetap sebisa mungkin. Apapun jumlah makan dalam sehari, selama tetap dalam batas asupan harian yang ditetapkan, penting untuk makan setiap kali pada waktu yang telah ditentukan. Cemilan juga sama. Jika pola yang konsisten dikenali, organ pencernaan dapat berfungsi secara optimal sesuai dengan pola tersebut. Menjaga kebiasaan makan yang teratur akan mengoptimalkan metabolisme sehingga dapat berfungsi dengan lancar.
Jenis dan kualitas makanan
Ini adalah konsep dari 'makanan seimbang' yang sering dibicarakan. Artinya adalah menyusun menu makan agar dapat mengonsumsi berbagai nutrisi secara merata di setiap kali makan. Di antara kebiasaan menjaga kesehatan lambung, perhatian harus diberikan pada asupan 'serat'. Jumlah yang direkomendasikan sekitar 25g hingga 30g per hari, tetapi persentase orang dewasa yang mematuhi jumlah ini sangat kecil.
Serat tidak hanya membantu pencernaan yang lancar, tetapi juga penting untuk menciptakan lingkungan usus yang sehat. Dengan mengonsumsi cukup serat, Anda dapat mengatasi atau mencegah sembelit. Ini juga berkontribusi pada pengurangan risiko penyakit usus dengan memastikan sisa limbah dari makanan tidak tinggal terlalu lama di dalam usus.
Makan dengan perlahan
Kecepatan makan dapat dikatakan sebagai tantangan yang harus diatasi oleh banyak orang. Hal ini disebabkan oleh banyaknya orang yang secara tidak sadar mempercepat kecepatan makannya karena menyesuaikan diri dengan jadwal yang sibuk. Jika makanan ditelan tanpa cukup dikunyah di mulut, perut harus bekerja lebih keras untuk mencerna makanan tersebut. Bahkan jika proses ini dilakukan dengan baik, ada kemungkinan besar pencernaan menjadi tidak sempurna.
Oleh karena itu, sebaiknya memastikan waktu makan cukup panjang. Penting untuk berlatih mengatur kecepatan makan sehingga waktu makan menjadi sekitar 20 menit atau lebih, terlepas dari jumlah makanan yang dikonsumsi. Mereka yang terbiasa makan dengan cepat mungkin menyelesaikan makan dalam waktu sekitar 10 menit, jadi dengan berlatih secara bertahap memperpanjang waktu makan, kita dapat mendekatkan diri pada kebiasaan menjaga kesehatan lambung.
Asupan cairan
Minuman cukup adalah hal yang tak boleh dilewatkan dalam kebiasaan menjaga kesehatan lambung. Air berperan sangat penting dalam proses pencernaan. Selain itu, juga diperlukan saat membersihkan limbah yang dihasilkan di dalam tubuh. Mengonsumsi sedikit air selama atau setelah makan dapat membantu pencernaan.
Ada klaim bahwa minum air saat makan dapat membuat asam lambung menjadi lebih encer, tetapi pendapat umum adalah bahwa selama tidak mengonsumsi dalam jumlah yang berlebihan, hal itu tidak akan berpengaruh besar terhadap pencernaan. Namun, karena ada perbedaan individu, jika merasa tidak nyaman karena minum air saat makan, tidak perlu dipaksakan.
Pengelolaan stres
Jika stres tidak diatasi tepat waktu dan dibiarkan begitu saja, dapat menyebabkan penurunan fungsi lambung. Reaksi stres berfungsi untuk memperlambat seluruh fungsi tubuh. Jika stres menumpuk, gerakan lambung menjadi tidak teratur, yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan atau nyeri perut akut. Ada juga kekhawatiran bahwa penyerapan nutrisi dari makanan yang dikonsumsi menjadi tidak optimal.
Olahraga secara teratur
Olahraga adalah salah satu elemen kunci dalam menjaga kesehatan pencernaan. Dengan berolahraga, proses pemberian energi ke seluruh tubuh mengaktifkan metabolisme. Dengan demikian, meningkatkan motilitas lambung dan mempercepat pencernaan.
Efek ini tidak hanya berlangsung saat berolahraga tetapi juga selama beberapa waktu setelah selesai berolahraga. Ini menciptakan lingkungan yang memungkinkan perut bergerak lebih aktif sambil terus mengonsumsi energi secara berkelanjutan. Di sisi lain, olahraga juga dikenal sebagai cara yang efektif untuk mengurangi stres.
Mari kita ciptakan kebiasaan penting untuk kesehatan pencernaan kita~