스리슬쩍 (*ゝω・*) 스윗 하셔랏 주시면 맛있게 먹어줄수 있는데 ㅎㅎ 오늘도 수고 많으셨어요 편안한밤 굿잠 되세요~
Manfaat kesehatan dan efek samping cokelat Hari Valentine
Ini hari Jumat yang menyenangkan dan hari Valentine, jadi main game sambil makan.
Saya sudah membelinya~ ㅋ (istri saya mungkin juga akan memakannya, tapi)
Saya memberi sedikit saja~ )
Semoga Anda bermimpi indah dan tidur dengan nyenyak♡
Manfaat kesehatan dan efek samping cokelat Hari Valentine
Hari ini tanggal 14 adalah Hari Valentine, hari di mana orang memberi hadiah cokelat kepada kekasih mereka. Banyak orang yang menganggap cokelat sebagai makanan yang tidak baik untuk kesehatan, tetapi konsumsi cokelat dalam jumlah yang tepat dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan. Mari kita pelajari manfaat kesehatan tak terduga dari cokelat.
▷Efek menyenangkan yang bertahan lama=Kacang kakao yang merupakan bahan utama cokelat mengandung zat yang menghambat pemecahan anandamid, neurotransmitter yang membuat suasana hati menjadi baik. Anandamid adalah neurotransmitter yang meningkatkan suasana hati. Ketika makan cokelat, zat ini perlahan-lahan dipecah, sehingga efek menyenangkan tersebut bertahan lebih lama. Cokelat juga membantu mengurangi depresi. Menurut penelitian dari tim Universitas College London (UCL) di Inggris, kelompok yang mengonsumsi cokelat hitam memiliki kemungkinan 70% lebih rendah untuk menunjukkan gejala depresi dibandingkan kelompok yang tidak mengonsumsinya. Makanan manis seperti cokelat dapat menurunkan sekresi hormon stres kortisol dalam tubuh dan membantu meningkatkan sekresi serotonin yang membuat suasana hati menjadi baik, sehingga dapat meredakan depresi.
▷Mengurangi risiko penyakit jantung= Konsumsi cokelat dalam jumlah sedang dapat menurunkan risiko berbagai penyakit seperti penyakit jantung. Cokelat mengandung banyak zat antioksidan seperti flavonoid, katekin, dan polifenol yang mencegah peradangan dalam tubuh. Zat antioksidan ini membantu meredakan peradangan dalam tubuh dan berkontribusi dalam menurunkan risiko terjadinya penyakit jantung, penyakit inflamasi, dan lain-lain.
Ada juga penelitian terkait. Tim peneliti dari Mount Sinai Icahn School of Medicine di Amerika Serikat meneliti hubungan antara konsumsi cokelat dan gagal jantung, dan hasilnya menunjukkan bahwa orang yang makan 1-3 batang cokelat dalam sebulan memiliki risiko gagal jantung 23% lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak makan cokelat sama sekali.
Namun, mengonsumsi cokelat secara berlebihan tidak dianjurkan. 35g cokelat setara dengan kalori setengah porsi nasi, sehingga penting untuk mempertimbangkan jumlah konsumsi harian. Saat makan cokelat berbentuk batang, disarankan untuk hanya memakan sekitar sepertiganya. Jika memikirkan kesehatan, lebih baik memilih cokelat yang mengandung mentega kakao daripada lemak nabati, dan mengandung setidaknya 55% kakao. Cokelat yang mengandung lemak padat nabati mengandung banyak asam lemak jenuh yang meningkatkan kolesterol darah, sedangkan cokelat hitam yang mengandung banyak kakao memiliki efek antioksidan yang lebih kuat dibandingkan cokelat susu.