식이섬유 단백질 탄수화물 순으로만 먹어도 살이빠지네요 채소부터먼저 먹어줘야겠어요
Sulit mengikat tali sepatu sendiri"... Pria dengan berat badan 57kg, apakah berat badannya turun setelah mengubah 'urutan makan'?
Memang urutan makan itu penting 👍
Pada 24 Januari lalu (waktu setempat), media Inggris The Sun melaporkan bahwa pria Inggris, Joshua Hilton (30 tahun), sejak kecil suka makan makanan pesan antar, cokelat, dan keripik kentang. Akibat kebiasaan makan yang buruk, berat badannya meningkat hingga 127 kg. Hilton berkata, "Suatu hari, tali sepatu saya terlepas dan saya mencoba mengikatnya, tetapi tidak bisa melakukannya sendiri," dan "Karena bertambah gemuk, saya menghindari bertemu orang lain." Dia melanjutkan, "Melihat penampilan saya yang seperti ini membuat saya terkejut dan memutuskan untuk diet," dan "Dalam satu tahun, saya menurunkan berat badan sebanyak 57 kg." Dia mulai memperbaiki kebiasaan makannya dari pola makan. Joshua mengatakan, "Saya makan dengan urutan serat makanan, protein, dan karbohidrat," dan "Orang-orang saat diet biasanya tidak makan karbohidrat, tetapi saya selalu memastikan untuk mengonsumsi karbohidrat."
Makan dalam urutan serat makanan, protein, karbohidrat
Seperti Hilton, cara makan dengan terlebih dahulu mengonsumsi sayuran yang kaya serat disebut 'metode makan terbalik'. Metode makan terbalik adalah mengatur urutan makan berdasarkan nutrisi dan mengonsumsinya sesuai urutan tersebut untuk menurunkan berat badan. ▲Serat ▲Protein ▲Karbohidrat secara berurutan saat makan membantu menurunkan berat badan karena mencegah lonjakan mendadak kadar gula darah dan menimbulkan rasa kenyang yang cepat. Menurut penelitian dari tim Universitas Cornell di Amerika Serikat, kelompok yang terlebih dahulu mengonsumsi serat dan kemudian mengonsumsi protein dan karbohidrat mengonsumsi kalori lebih sedikit dan merasa kurang tergoda oleh makanan berlemak atau gorengan dibandingkan kelompok lain. Serat membutuhkan waktu lama untuk dicerna, sehingga jika dikonsumsi terlebih dahulu, dapat mencegah lonjakan drastis kadar gula darah. Kadar gula darah yang naik perlahan-lahan membuat rasa lapar tidak mudah muncul. Alasan mengapa harus mengonsumsi protein sebelum karbohidrat adalah karena protein tidak mudah diubah menjadi lemak dan membuat kenyang lebih lama.