평소먹는 양보다 조금 적게... 그리고 천천히 식사하는 습관을 가져야 겠네요
Hasil penelitian menunjukkan bahwa berita baik dapat membantu memperpanjang umur. Seberapa sedikit kita harus makan?
◇Berita→Umur panjang, berkat 'Litochol-san'
Ada pepatah yang mengatakan bahwa 'makan sedikit' adalah rahasia umur panjang. Hingga saat ini, itu hanyalah cerita yang bersifat hasil akhir. Setelah menganalisis pola makan orang-orang dari Okinawa Blue Zone yang terkenal karena umur panjangnya, dari Institute Penelitian Kesehatan Pasifik Amerika Serikat, terbukti bahwa pembatasan kalori berkontribusi pada umur panjang. Namun, belum ada bukti yang membuktikan bahwa makan sedikit secara langsung menyebabkan umur panjang. Baru-baru ini, mekanisme ini telah dikonfirmasi.
Tim peneliti gabungan dari Universitas Fuzhou di Xiamen, Tiongkok, dan Universitas Beijing baru-baru ini mengungkapkan melalui penelitian hewan bahwa senyawa yang terbentuk saat membatasi kalori dapat memperpanjang umur. Temuan ini dipublikasikan di jurnal ilmiah 'Nature'. Ketika kalori dibatasi pada berbagai hewan seperti nematoda, lalat, dan tikus, aktivasi protein bernama 'AMPK' akan menyebabkan perpanjangan umur.
Tim peneliti menganalisis lebih dari 200 senyawa yang meningkat saat membatasi kalori pada tikus, dan menemukan senyawa yang mengaktifkan AMPK. Hasilnya, zat yang disebut 'ritokolsäure' yang terdapat dalam empedu membantu pencernaan lemak dan mendukung pembatasan kalori. Tim peneliti kemudian memberi ritokolsäure kepada cacing, lalat buah, dan tikus lagi.
Sebagai hasilnya, kelompok yang makan hidup lebih lama daripada kelompok yang tidak makan. Tim peneliti mengatakan, "Tikus yang tidak mengonsumsi litocalsan mengalami percepatan penuaan dalam berbagai aspek seperti kekuatan genggaman dan komposisi otot," dan "Konsentrasi tinggi litocalsan juga ditemukan dalam darah orang tua berusia di atas 100 tahun yang tinggal di desa umur panjang di Jepang."
◇ Harus mengurangi konsumsi biasa sebesar 20~30%
Namun, tidak boleh sembarangan makan sedikit hanya karena kabar baik.
Sebaliknya, tubuh kita mungkin tidak dapat mengisi energi yang dibutuhkan, sehingga otot atau jaringan organ tubuh terurai yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang serius. Hal ini dapat memperburuk kondisi seperti osteoporosis dan kekurangan gizi.
Hanya perlu mengurangi 20-30% dari asupan kalori harian biasanya. Jika perhitungan kalori sulit dilakukan, cukup bagi bahan makanan dari dua kali makan yang biasa dikonsumsi menjadi tiga bagian dan makan dalam tiga kali makan. Misalnya, jika seorang pria berusia 40-an membagi asupan kalori harian yang direkomendasikan (2300-2500 kkal) ke dalam tiga kali makan sehari, maka kalori yang dikonsumsi dari dua kali makan adalah sekitar 1600 kkal. Jika ditambah sedikit camilan, totalnya menjadi sekitar 1610-1750 kkal, sesuai dengan kalori diet makan sedikit. Bahkan jika mengurangi jumlah makan dari biasanya, asupan kalori dan nutrisi yang benar-benar dibutuhkan tubuh harus tetap tercukupi. Jumlah kebutuhan kalori dapat dihitung dengan menghitung laju metabolisme basal. Cara paling sederhana untuk memperkirakan adalah ▲Pria: berat badan (kg) x 1.0 x 24 ▲Wanita: berat badan x 0.9 x 24. Sebaiknya konsumsi kalori sebanyak itu.
Sementara itu, jika Anda mengunyah makanan dengan baik saat makan, Anda secara alami dapat mengurangi jumlah makanan yang dikonsumsi. Alasan mengapa merasa kenyang setelah makan adalah karena pusat kenyang di otak terstimulasi, tetapi pusat kenyang di otak mulai terstimulasi sekitar 20 menit setelah makan. Bahkan jika Anda makan hanya dengan menggunakan sumpit alih-alih sendok, Anda dapat makan dengan lebih perlahan.
=============
Saya rasa itu benar
Kalau makan perlahan, memang akan makan lebih sedikit, kan?
Dulu, jumlah makanannya hampir sama
Saya rasa saya makan lebih perlahan.
Sedang menjalani kehidupan di tempat kerja agak sulit~
Daripada memaksakan diri untuk makan setelah kabar buruk
Lebih baik makan perlahan-lahan