좋은 정보네요 잘봤습니다.
Jurnalis Kwon Soon-il (kstt77@kormedi.com)
Instal aplikasi Cashdoc
Obesitas perut adalah kondisi di mana lemak berlebih menumpuk di perut sehingga bagian bawah perut tampak membuncit. Dengan kata lain, ini adalah kondisi di mana lemak di perut terlalu banyak. Lemak perut tidak hanya terlihat tidak sedap dipandang, tetapi juga dianggap sebagai penyebab berbagai penyakit.
Jadi, meskipun berusaha keras untuk mengurangi lemak perut, sering kali sulit untuk berhasil. Mengapa demikian? Berdasarkan data dari majalah kesehatan pria Amerika, 'Men's Health', dan sumber lainnya, kita mencari tahu alasan mengapa lemak perut sulit hilang.
Sering minum minuman bersoda
Minuman bersoda yang mengandung gula hampir tidak memiliki kalori, tetapi tidak baik untuk diet. Menurut penelitian, sering mengonsumsi minuman bersoda dapat meningkatkan lingkar pinggang dan lemak perut.
Lebih baik minum air atau teh tanpa pemanis daripada minuman bersoda. Jika sulit minum air saja, tambahkan potongan buah ke dalamnya. Kopi juga baik, tetapi harus berupa kopi hitam tanpa tambahan bahan lain.
"Kurang tidur"
Jika kurang tidur, produksi hormon yang mengatur nafsu makan akan berkurang. Sebaliknya, hormon yang disebut ghrelin, yang dikenal sebagai hormon lapar, justru diproduksi lebih banyak. Ketika hormon ini dilepaskan, kita akan merasa lapar dan nafsu makan meningkat.
Jumlah hormon leptin yang membuat merasa kenyang justru menurun. Jika sulit mengendalikan nafsu makan, pertimbangkan apakah Anda cukup tidur sekitar 7-8 jam seperti biasanya.
Menurut penelitian, wanita yang tidur kurang dari 5 jam memiliki kemungkinan 32% lebih tinggi untuk mengalami peningkatan berat badan dibandingkan wanita yang tidur lebih lama. Penelitian lain menunjukkan bahwa wanita yang tidur sekitar 4 jam cenderung mengonsumsi lebih banyak makanan berlemak dan karena itu mengkonsumsi 300 kalori lebih banyak setiap hari.
Saya makan terlalu asin
Makan makanan yang mengandung banyak garam bukan hanya perasaan saja yang merasa kembung. Garam yang berlebihan menyebabkan cairan keluar dari darah ke kulit. Saat memberi rasa pada makanan, sebaiknya gunakan garam seminimal mungkin dan gunakan bubuk cabai, jahe, jintan, basil, peterseli, dan rosemary.
Anda melakukan latihan dengan cara yang salah
Kebanyakan orang percaya bahwa dengan rutin melakukan latihan aerobik seperti lari yang memperkuat jantung, mereka akan menjadi lebih langsing.
Namun, latihan seperti ini awalnya efektif untuk menurunkan berat badan, tetapi segera metabolisme tubuh akan beradaptasi dan setelah itu, meskipun terus berolahraga, kalori tidak akan lagi terbakar. Jadi, apa latihan terbaik untuk mengurangi lemak di perut?
Ini adalah latihan kombinasi antara latihan kardio dan penguatan otot. Ketika melakukan latihan mengangkat barbel atau dumbbell, otot-otot mengalami robekan kecil dan selama proses penyembuhannya, energi digunakan sehingga efeknya adalah pembakaran kalori.
Terutama para ahli mengatakan bahwa menggabungkan latihan kardio dan kekuatan dengan latihan interval intensitas tinggi akan memaksimalkan efek pengurangan lemak perut. Selain itu, melakukan beberapa set latihan inti umum seperti plank, crunch sepeda, hollow rock, dan sit-up V setiap hari juga merupakan cara yang baik.
"Fungsi metabolisme menurun"
Semua fungsi tubuh menurun seiring bertambahnya usia. Kemampuan membakar kalori juga sama. Menurut Mayo Clinic di Amerika Serikat, pria umumnya mengalami penurunan konsumsi kalori harian sebesar 10 kalori setiap tahun.
Kalori 10 per hari mungkin terlihat sedikit, tetapi dalam setahun akan bertambah berat badan sebanyak 0,5 kg. Oleh karena itu, jumlah kalori yang dikonsumsi setiap hari harus mempertimbangkan usia.
Hanya dengan mengurangi 100 hingga 200 kalori per hari dari saat ini, berat badan akan berkurang atau tidak bertambah. Jika Anda berencana menurunkan lebih dari 5 kg, Anda harus mengurangi sekitar 400 hingga 500 kalori dari konsumsi harian Anda.
Kurangnya asupan magnesium
Magnesium adalah zat utama yang terlibat dalam lebih dari 300 reaksi kimia di dalam tubuh, seperti menjaga irama jantung dan mengatur kadar gula darah. Terutama, ini adalah zat yang membantu dalam penurunan berat badan dan pembentukan tubuh.
Menurut penelitian, mengonsumsi magnesium secara cukup membantu mengatur kadar insulin yang merupakan salah satu faktor peningkatan kadar gula darah puasa, lemak, dan berat badan. Sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, dan kacang-kacangan mengandung magnesium dalam jumlah yang tinggi.
Saya sedang mengalami banyak stres
Stres juga merupakan penyebab bertambahnya lemak di perut. Rasa cemas kronis atau kekhawatiran memicu pelepasan hormon stres, kortisol.
Ketika hormon ini dilepaskan, tubuh kita akan mencari makanan berkalori tinggi seperti lemak dan gula sebagai kompensasi. Selain itu, kortisol mendorong pembentukan sel lemak baru sehingga lemak visceral menumpuk. Lemak visceral menjadi penyebab berbagai penyakit kronis.
=============
Saya juga heran bahwa stres adalah penyebabnya.
Semua alasan untuk gemuk ada.
Ibu saya selalu berkata begitu
Harus bergerak, ya.
Namun, ada banyak alasan lain selain olahraga yang mempengaruhi.