감자가 초록색으로 변하면 먹지 말아야 되네요 좋은 정보 감사합니다
Kentang yang lezat di musim panas adalah makanan yang kaya akan nutrisi seperti vitamin C, kalium, fosfor, dan zat besi. Penggunaannya juga sangat serbaguna sebagai bahan berbagai masakan, tetapi kadang-kadang saat menyiapkan kentang, kita menemukan bagian luar yang berubah menjadi hijau. Saat seperti ini, kita merasa khawatir apakah aman untuk mengonsumsi kentang tersebut, apakah tidak berbahaya?
Kentang biasanya berubah warna menjadi hijau karena proses sintesis klorofil ketika terpapar sinar matahari dalam waktu yang lama.
Fenomena di mana kentang berubah warna menjadi hijau disebut 'penghijauan'. Kentang adalah tanaman yang hasilnya berasal dari batang yang membesar di bawah tanah, yang membentuk kentang saat berada di dalam tanah, tetapi jika terkena sinar matahari, kentang tidak akan terbentuk dan langsung berubah menjadi batang. Ini disebabkan oleh proses sintesis klorofil. Bahkan jika tidak terkena sinar matahari, kentang juga bisa berubah menjadi hijau jika terkena cahaya lampu dalam waktu yang lama. Alasan mengapa kentang di toko atau pasar ditutup dengan koran juga karena hal ini. Biasanya, penghijauan terjadi segera setelah panen atau selama penyimpanan dan distribusi.
Masalahnya adalah bahwa ketika kentang mengalami proses pengeringan, kadar solanin, zat beracun, meningkat. Terutama, glikoalkaloid dari solanin menyebabkan rasa pahit. Tingkat rasa pahit ini berbeda tergantung pada tingkat kematangan pengeringan, dan glikoalkaloid dengan konsentrasi tinggi dapat menyebabkan mual, reaksi alergi, bahkan keracunan. Menurut teknologi pengemasan kentang cuci yang mengurangi pengeringan dan pembusukan dari Pusat Ilmu Pangan Nasional, kandungan glikoalkaloid menunjukkan aroma khas kentang dan rasa pahit pada kadar kecil (di bawah 15 mg/100g FW), dan pada konsentrasi tinggi dapat menyebabkan mual, kehilangan kesadaran, bahkan kematian. Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat secara ketat membatasi kadar glikoalkaloid hingga 20 mg/100g FW. Kentang yang bertunas juga sama. Kentang yang bertunas dan berubah warna diketahui memiliki kadar solanin lebih dari 10 kali lipat dibandingkan kentang biasa.
Jika kentang berubah menjadi hijau atau mulai bertunas, lebih aman untuk tidak mengonsumsinya.
Solanin tahan panas dan tidak mudah hilang meskipun bagian yang berubah warna atau tunas dipotong dan direbus dalam air panas. Saat menyimpan kentang, hindari paparan sinar matahari atau cahaya dalam waktu lama. Setelah membeli kentang, simpan dalam kantong hitam, koran, atau kotak agar tetap segar dan tidak cepat busuk. Suhu tempat penyimpanan yang ideal adalah antara 7 hingga 10 derajat Celsius, dan jika disimpan pada suhu ruangan di atas 10 derajat, jangan melebihi satu minggu.
=============
Penyimpanan kentang memang cukup sulit.
Jika pertama kali memanen kentang
Karena terkena sinar matahari, bisa juga berubah menjadi hijau
Jadi, disimpan di koran atau tempat yang teduh.
Belakangan ini saya menyimpan surat kabar dan majalah di dalam kotak kertas,
Tunas telah tumbuh, jadi saya harus merapikannya.