운동을 시작후에야 내 배가 진짜 힘이 없다는 사실을 알았다는.... 배에 힘이 없으니 자꾸 자세도 무너지고 허리도 아프고;; 운동이 필수임!!
Mengungkap cara memperkuat otot perut setelah melahirkan... Apakah cukup melakukan tiga hal?
◇Pemisahan otot rektus abdominis, terjadi setelah melahirkan karena otot perut tidak dapat berkontraksi
Pembukaan otot rektus abdominis mengacu pada ruang yang membesar antara otot perut kanan dan kiri. Setelah kehamilan dan persalinan, otot perut tidak dapat berkontraksi dan jarak antara otot rektus abdominis yang melebar tidak kembali ke keadaan semula, sehingga disebut sebagai pembukaan otot rektus abdominis. Pada awalnya, setelah melahirkan, perut wanita tidak langsung kembali ke bentuk semula, tetapi akan pulih secara bertahap hingga satu bulan setelah melahirkan. Namun, jika setelah satu bulan perut tetap seperti itu, kemungkinan besar terjadi pembukaan otot rektus abdominis. Hal ini dapat menyebabkan nyeri punggung, gangguan pencernaan, sembelit, dan dalam kasus yang parah, dapat menyulitkan gerakan atau menyebabkan hernia. Untuk pemulihan, melakukan latihan penguatan otot perut yang sesuai dengan kondisi tubuh selama kehamilan atau setelah melahirkan sangat membantu.
▷ Pernapasan perut = Pernapasan perut adalah cara bernapas dalam yang melibatkan menggerakkan otot perut dan menggunakan diafragma secara maksimal untuk bernapas dalam dan lambat. Dengan memperluas dan mengerutkan diafragma secara besar-besaran ke atas dan ke bawah, kita menghirup oksigen dalam jumlah cukup, sehingga pernapasan menjadi halus dan panjang. Ketika melakukan pernapasan perut, bagian atas perut akan membuncit saat menarik napas dan otot perut akan mengencang saat menghembuskan napas. Ini lebih aktif dalam metabolisme dibandingkan pernapasan dada, sehingga membakar lebih banyak kalori dan mengurangi lemak tubuh. Saat melakukan pernapasan perut, dengan diafragma yang secara besar-besaran memperluas dan mengerut secara berulang, banyak oksigen masuk dan pengeluaran karbon dioksida berjalan lancar, sehingga dapat meningkatkan fungsi jantung dan paru-paru.
▷Berjalan kaki=Berjalan kaki adalah latihan paling sederhana yang membantu membakar lemak tubuh dan menjaga serta menurunkan berat badan. Terutama saat berjalan kaki saat perut kosong, efek penurunan berat badan akan semakin meningkat. Saat berolahraga, karbohidrat dan lemak terbakar bersamaan, tetapi dalam keadaan perut kosong, karena kekurangan karbohidrat, tubuh akan lebih banyak membakar lemak tubuh. Olahraga aerobik juga efektif untuk mengurangi pembengkakan. Saat berlari atau berjalan, telapak kaki terstimulasi dan otot-otot dengan cepat mengendur dan berkontraksi, sehingga sirkulasi darah menjadi lancar. Menurut tim peneliti dari Universitas Otago di Selandia Baru, berjalan ringan juga dapat menurunkan kadar gula darah.
▷Gerakan Cat-Cow=Gerakan Cat-Cow dimulai dengan posisi empat kaki, dengan lutut dan telapak tangan menempel di lantai. Pada saat ini, lutut, panggul, pergelangan tangan, siku, dan bahu harus tegak lurus terhadap tanah. Tarik napas perlahan-lahan dan arahkan pandangan ke atas langit-langit. Rasakan seolah-olah tulang ekor hingga ubun-ubun menyambung, lalu luruskan punggung. Angkat dada dan pinggul ke atas. Setelah itu, hembuskan napas dan bentuk tubuh menjadi melengkung secara berurutan dari leher, punggung, pinggang, hingga panggul. Ulangi gerakan ini selama 30 detik. Setelah itu, rapatkan tumit dan dorong tangan ke depan sambil menurunkan bahu secara perlahan. Jaga agar punggung belakang tetap tinggi dan jari-jari tangan tegak. Hindari melakukan gerakan ini bagi wanita yang mengalami nyeri pergelangan tangan setelah melahirkan.
Sumber: 헬스조선