비헌실적인 목표부터 잘못된것 같아요 나에게 맞고. 작은거라고 실천하는 습관을 만들어 주는게 가장 좋은 방법인것 같아요
"Bukankah ini jalan pintas untuk menurunkan berat badan?"… 10 Kebiasaan Diet yang Disalahpahami
"Bukankah ini jalan pintas untuk menurunkan berat badan?"… 10 Kebiasaan Diet yang Disalahpahami
Terkadang, tindakan yang Anda lakukan untuk menurunkan berat badan justru bisa kontraproduktif. Kami membahas "Kesalahan Umum yang Dilakukan Orang Saat Diet Gagal," seperti yang dipublikasikan di media kesehatan Amerika, WebMD.
◇ Pembatasan asupan kalori yang sangat ketat Membatasi asupan kalori secara ekstrem tidak membantu dalam diet. Membatasi asupan kalori harian Anda hanya pada makanan sederhana seperti sup kol atau hanya mengonsumsi makanan tertentu seperti anggur dengan harapan penurunan berat badan yang cepat tidak disarankan. Mengurangi asupan kalori harian hingga kurang dari 1.000 kkal secara alami akan menyebabkan penurunan berat badan, tetapi juga memperlambat metabolisme Anda. Pada akhirnya, tubuh Anda akan membakar kalori lebih lambat, yang menyebabkan efek yo-yo, dengan penambahan berat badan kembali terjadi ketika Anda berhenti berdiet.
◇Melewatkan sarapan Melewatkan sarapan dapat menyebabkan ngemil tanpa direncanakan atau makan berlebihan pada waktu makan berikutnya, yang dapat dengan mudah menyebabkan lonjakan asupan kalori harian. Mengonsumsi sarapan yang kaya protein dan serat membuat Anda merasa kenyang lebih lama, membantu Anda menurunkan berat badan secara sehat.
◇Jangan hitung kalori camilan Saat berdiet, sangat penting untuk menghitung kalori dari setiap makanan yang Anda konsumsi, sekecil apa pun jumlahnya. Sepotong cokelat atau sebungkus keripik yang tanpa sengaja Anda makan dapat menggagalkan rencana diet Anda. Sebaiknya catat kalori dari setiap camilan yang Anda konsumsi secara teliti di ponsel pintar, laptop, atau perangkat lain Anda.
◇Tidak ada camilan sama sekali Mengonsumsi makanan dan camilan dalam porsi kecil beberapa kali sehari dapat membantu mengontrol rasa lapar dan mendorong penurunan berat badan. Camilan kaya protein, khususnya, memiliki efek meningkatkan metabolisme, sehingga disarankan untuk mengonsumsi camilan tinggi protein dalam jumlah kecil seperti protein dan telur.
◇Terlalu percaya diri pada produk rendah lemak Konsumsi makanan rendah lemak secara berlebihan tidak dianjurkan. Makanan rendah lemak tidak selalu rendah kalori, dan rasa nyaman karena mengetahui makanan tersebut rendah lemak dapat menyebabkan makan berlebihan dibandingkan dengan makanan biasa. Sebuah studi dari Universitas Cornell menemukan bahwa orang dengan berat badan normal mengonsumsi rata-rata 28% lebih banyak kalori saat makan makanan rendah lemak daripada saat makan makanan biasa, dan orang gemuk mengonsumsi rata-rata 45% lebih banyak kalori saat makan makanan rendah lemak.
◇Asupan kalori tambahan dari minuman Minuman beralkohol, sirup jagung fruktosa tinggi, dan minuman yang mengandung gula menambah kalori yang tidak perlu. Selain itu, karena berbentuk cair, minuman tersebut cepat diserap oleh tubuh, menyebabkan lonjakan kadar gula darah yang cepat, sehingga perlu berhati-hati.
◇Kurangi konsumsi air putih Air sangat penting untuk membakar kalori. Kekurangan air memperlambat metabolisme, sehingga memperlambat penurunan berat badan. Orang dewasa disarankan untuk minum tujuh hingga delapan gelas air setiap hari, dan segelas air sebaiknya dikonsumsi setelah setiap makan atau camilan.
◇Hindari produk susu Menghindari produk susu seperti susu, keju, dan es krim sepenuhnya akan menyebabkan kekurangan kalsium, sehingga tidak membantu penurunan berat badan. Karena tubuh kita membakar lebih banyak lemak ketika memiliki kalsium yang cukup, kekurangan kalsium menghambat pembakaran lemak. Sebaiknya pilih produk susu rendah lemak atau tanpa lemak jika memungkinkan.
◇Sering menggunakan layanan drive-thru Restoran drive-thru menawarkan cara mudah untuk memesan makanan dan mengantarkannya langsung dari mobil Anda, tetapi hal itu merugikan diet Anda. Meskipun praktis, kunjungan yang sering dapat menjadi kebiasaan, yang menyebabkan kenaikan berat badan. Bahkan, sebuah studi di AS menemukan bahwa orang yang makan makanan cepat saji di drive-thru lebih dari dua kali seminggu mengalami kenaikan berat badan sekitar 5 kg lebih banyak daripada mereka yang tidak.
◇Menetapkan tujuan yang tidak realistis Tujuan yang tidak realistis, seperti "menurunkan berat badan sekitar 20 pon dalam minggu pertama," dapat menyebabkan frustrasi dan peningkatan stres. Kegagalan mencapai tujuan ini dapat menyebabkan rasa putus asa dan bahkan kekecewaan, yang berpotensi menyebabkan penurunan tujuan penurunan berat badan Anda. Menetapkan tujuan yang realistis dan dapat dicapai sangat penting untuk keberhasilan diet. Jika Anda merasa kesulitan menetapkan tujuan sendiri, berkonsultasi dengan ahli gizi atau ahli lainnya dapat membantu.
============
Jangan serakah dengan tujuan yang tidak realistis.
Saya rasa ini adalah masalah terbesar.
Lebih baik menetapkan tujuan penurunan berat badan secara bertahap.
Atau untuk mempertahankannya.