그래서 전 냉장보관하고 있는데 그래도 주의해서 살펴보야겠네요
Kacang-kacangan termasuk almond adalah makanan yang memiliki berbagai manfaat kesehatan. Terutama, banyak kandungan yang membantu kesehatan pembuluh darah. Namun, jika tidak disimpan dengan benar dan dikonsumsi dalam keadaan rusak, dapat berpotensi menyebabkan efek karsinogenik, jadi harus berhati-hati.
Membantu mengatur kadar gula darah dan memperlambat penuaan sel
Makan segenggam almond sebagai camilan 30 menit sebelum makan dapat membantu mengontrol kadar gula darah pada orang dengan kadar gula tinggi. Hal ini karena serat yang kaya dalam almond memperlambat kecepatan penyerapan gula ke dalam aliran darah. Almond mengandung sekitar 12g serat per 100g, yang merupakan tingkat tertinggi di antara kacang-kacangan. Terutama, serat yang terkandung dalam almond memperlambat penyerapan karbohidrat dan gula, sehingga mencegah fluktuasi tajam dalam kadar gula darah.
Selain itu, almond kaya akan mineral yang juga membantu mencegah lonjakan tajam kadar gula darah. Hal ini karena magnesium esensial membantu memindahkan glukosa ke dalam sel sehingga dapat digunakan sebagai energi. Akibatnya, kadar gula darah dapat dikendalikan secara stabil sepanjang malam dan otot-otot dapat rileks dengan baik, membantu tidur yang nyenyak. Vitamin E yang banyak terkandung dalam almond melindungi sel dari radikal bebas dan memperlambat proses penuaan tubuh.
Vitamin E juga memiliki efek menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL), sehingga mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. 30g almond mengandung sekitar 8mg vitamin E. Jumlah ini setara dengan 67% dari asupan harian vitamin E yang direkomendasikan untuk orang Korea. Vitamin E dalam almond terkandung secara melimpah di kulitnya, sehingga disarankan untuk mengonsumsinya bersama kulitnya.
◇Kacang yang telah rusak, menghasilkan zat karsinogen tingkat satu
Kacang-kacangan termasuk almond mengandung banyak asam lemak sehingga mudah mengalami oksidasi, dan selama proses ini dapat menghasilkan zat karsinogen yang harus diwaspadai. Oksidasi adalah proses perubahan yang terjadi ketika bahan organik dalam minyak bersentuhan dengan oksigen di udara, cahaya, dan panas. Terutama jika kacang-kacangan terkena sinar matahari langsung atau disimpan dalam keadaan tertutup rapat, proses oksidasi akan berlangsung lebih cepat.
Dalam proses ini, zat beracun yang disebut aflatoksin dihasilkan, dan International Agency for Research on Cancer (IARC) mengklasifikasikan aflatoksin sebagai zat karsinogen tingkat 1. Menurut makalah yang dipublikasikan di Journal of Korean Society of Food Hygiene and Safety, hingga saat ini diketahui sekitar 20 jenis aflatoksin, dan di antaranya aflatoksin B1 dapat menyebabkan kanker hati dan lain-lain. Aflatoksin juga dapat menyebabkan perdarahan nekrosis, edema, dan mengantuk. Aflatoksin paling berkembang biak di tempat yang hangat dan lembap dengan suhu di atas 25°C dan kelembapan relatif 60-80%.
Terutama pada almond yang sudah tengik, akan tercium bau busuk atau aroma lembab. Jangan pernah mengonsumsinya dan harus dibuang seluruhnya. Selain itu, meskipun hanya terlihat bercak yang diduga jamur atau benda asing dengan mata telanjang, jangan dikonsumsi. Bahkan memotong bagian yang berjamur dan memakannya juga tidak dianjurkan. Jamur bisa tetap tinggal di dalam kacang-kacangan.
Untuk mencegah oksidasi kacang-kacangan, harus dikemas menggunakan mesin vakum rumah tangga dan disimpan di freezer atau lemari es. Simpan pada kelembapan di bawah 60% dan suhu di bawah 10-15 derajat Celsius. Kacang-kacangan yang tersisa setelah dibuka harus dibagi sesuai porsi sekali makan dan disegel kembali. Jika tidak memiliki mesin vakum, masukkan kacang-kacangan ke dalam kantong zipper dan keluarkan udara sepenuhnya.
=============
Saya juga suka almond, akhir-akhir ini kacang-kacangan
Kenapa tidak diperhatikan. Saya merasa bingung.
Hanya almond yang berbau harum saja, bukan?
Begitu juga dengan kenari.
Kita harus benar-benar membuang uang dan kekhawatiran.