logo

Berapa banyak beban yang akan ditanggung oleh 'lutut' jika berat badan bertambah 1 kg?

Berapa banyak beban yang akan ditanggung oleh 'lutut' jika berat badan bertambah 1 kg?

 

Berapa banyak beban yang akan ditanggung oleh 'lutut' jika berat badan bertambah 1 kg?© Disediakan oleh: Health Chosun

Seiring bertambahnya usia, kerutan muncul di kulit dan uban tumbuh, begitu pula sendi menjadi lemah. Lemahnya sendi berarti tulang rawan di ujung tulang mulai aus atau cairan pelumas di antara tulang berkurang. Di antara keduanya, khususnya tulang rawan mulai menua sejak awal 20-an, jadi sebaiknya mulai memperhatikan kesehatan tulang rawan sejak muda.

 

Semakin berat badan bertambah, tulang rawan akan lebih cepat aus

 

Menghindari aus atau robeknya tulang rawan adalah yang paling penting dalam mengelola berat badan. Semakin berat badan, semakin besar beban yang diterima oleh sendi. Secara umum, ketika memasuki usia 40-an, tulang rawan mengalami penurunan sekitar 50% dibandingkan usia 20-an. Namun, dibandingkan dengan orang yang memiliki indeks massa tubuh (BMI) normal atau sedikit gemuk, yaitu antara 18,5 hingga 25, orang yang mengalami obesitas (BMI 26-30) mengalami penurunan tulang rawan dua kali lebih cepat, dan orang yang mengalami obesitas berat (lebih dari 30) mengalami penurunan tiga kali lebih cepat. Selain itu, setiap penambahan berat badan sebanyak 1 kg akan menambah beban sekitar 3 kg pada sendi lutut.


Saya selalu menyarankan pengendalian berat badan terlebih dahulu kepada pasien yang datang ke rumah sakit karena masalah sendi. Jika berat badan berlebih, bahkan berolahraga pun justru membebani sendi dan menyulitkan hasil pengobatan.

 

◇Penambahan kalsium tidak membantu untuk sendi

 

70% dari tulang rawan adalah cairan. Sisanya terdiri dari kolagen dan glikoprotein yang berfungsi menyerap benturan. Kalsium yang membuat tulang menjadi keras hampir tidak ada pada tulang rawan ini. Oleh karena itu, asupan kalsium tidak banyak berhubungan dengan kesehatan tulang rawan.

Glucosamine, yang dikenal baik untuk sendi, adalah komponen utama yang membentuk tulang rawan, tetapi tubuh kita memproduksi glucosamine sendiri. Namun, seiring bertambahnya usia, kemampuan tubuh untuk menghasilkan glucosamine menurun, dan tulang rawan tidak mampu menyerap benturan dengan baik sehingga mudah terkena radang sendi. Oleh karena itu, mengonsumsi suplemen glucosamine dapat membantu menjaga kesehatan sendi. Namun, lebih tepat jika dikonsumsi sebagai langkah pencegahan agar sendi tidak memburuk, bukan untuk tujuan pengobatan. Karena tulang rawan tidak memiliki pembuluh darah, nutrisi tidak langsung disuplai melalui darah.

Biasanya, makan makanan yang kaya kolagen seperti kulit babi diketahui baik untuk sendi. Namun, itu adalah pernyataan yang salah. Jika mengonsumsi makanan seperti ini dalam jumlah besar sehingga terlihat manfaat untuk kesehatan sendi, sebenarnya justru meningkatkan asupan kolesterol dan kalori, yang tidak baik.

 

◇Otot yang kuat mengurangi beban bahkan jika sendi rusak

 

Tulang rawan harus bersentuhan aktif dengan membran sendi agar mendapatkan nutrisi yang cukup. Oleh karena itu, jika sendi tidak digunakan sama sekali sehingga peluang tulang rawan bersentuhan dengan membran sendi berkurang, proses degenerasi akan lebih cepat. Berolahraga memungkinkan tulang rawan bersentuhan dengan membran sendi dengan baik sehingga mendapatkan nutrisi yang cukup. Untuk itu, olahraga yang baik adalah berenang dan bersepeda. Peregangan dan latihan kekuatan juga baik untuk kesehatan sendi. Meskipun usia bertambah dan sendi menjadi lemah, jika otot dan ligamen di sekitarnya kuat, fungsi sendi dapat dikompensasi tanpa beban besar. Cukup menjaga agar sendi tidak merasa lelah atau nyeri.

Namun, tergantung pada berat badan dan kondisi sendi setiap orang, dampak pada tulang rawan saat melakukan latihan yang sama bisa berbeda. Oleh karena itu, meskipun latihan tersebut bermanfaat untuk sendi, orang yang sudah memiliki penyakit sendi harus berhati-hati. Sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk menemukan metode dan jumlah latihan yang sesuai dengan kondisi diri sendiri.

 

==============

 

Saya juga mengalami nyeri sendi

Jika berat badan bertambah 1 kilogram

Tentu saja beban pada lutut meningkat

Saya merasakan pergi.

Namun, saya tetap berusaha menjaga berat badan.

5
0
komentar 3
  • gambar profil
    체중 늘면 확실히 무릎이 아프더라구요
    근데 체중도 그렇지만 자세를 바꿔야 하는데
    아빠다리나 쪼그리고 앉는게 습관이라 큰일이네요 ㅠㅠ
  • gambar profil
    비비안나6
    얼마전 건강검진했는데 키가 조금줄었더라구요~아마 칼슘이 조금씩 빠져나가서가 아닐까싶네요 
    골밀도도 감소하고...운동을 좋아하는데 무릎도 살짝 부어있는데  관절도 걱정이네요..
  • gambar profil
    bi
    체중이 늘어나면 무릎에 부담이 많이 가네요
    적절한 체중을 유지하는게 중요하겠네요