logo

Saat menginginkan cokelat, gantikan dengan 'makanan ini' yang memiliki aroma serupa... juga membantu mengurangi sisa-sisa dalam tubuh

Saat menginginkan cokelat, gantikan dengan 'makanan ini' yang memiliki aroma serupa... juga membantu mengurangi sisa-sisa dalam tubuh

 

 

 

Cokelat diketahui memiliki manfaat kesehatan tersendiri. Namun, sebagian besar cokelat di pasaran memiliki kalori tinggi dan kandungan gula yang banyak, jadi sebaiknya tidak sering dikonsumsi. Selain itu, untuk benar-benar menikmati manfaat kesehatan dari cokelat seperti efek antioksidan, harus mengonsumsi cokelat dengan kandungan kakao yang tinggi dalam jumlah besar, yang harganya lebih mahal daripada cokelat biasa. Dalam situasi seperti ini, lebih baik menggantikan cokelat dengan cacao nibs.

 

Kakao nibs adalah biji kakao dari buah pohon kakao yang tumbuh di daerah tropis Amerika Tengah dan Selatan, Afrika Barat, serta Asia, yang difermentasi, dikeringkan, dan dihancurkan menjadi potongan kecil.

 

Kakao nibs dianggap sebagai salah satu dari tiga makanan antioksidan terbesar di dunia bersama dengan aronia dan kunyit. Faktanya, kandungan polifenol sebagai zat antioksidan dalam kakao nibs lebih dari delapan kali lipat dibandingkan dengan teh hijau dan teh hitam, dan juga kaya akan katekin yang meningkatkan elastisitas pembuluh darah. Polifenol berperan dalam mengubah oksigen aktif dalam tubuh menjadi zat yang tidak berbahaya bagi tubuh. Oksigen aktif adalah zat berbahaya yang terbentuk saat oksigen yang masuk ke dalam tubuh melalui proses pernapasan dimetabolisme.


Efek antioksidan dari kakao nibs telah dibuktikan melalui berbagai penelitian. Di Pusat Medis Southwestern dari Universitas Negeri Texas, 25 orang dewasa sehat diberikan kakao nibs selama 6 minggu. Hasilnya, tingkat stres oksidatif dalam darah, seperti LDL oksidasi dan lipid oksidasi, secara signifikan menurun. Lipid oksidasi adalah sisa yang dihasilkan saat kolesterol dalam tubuh dimetabolisme. Semakin banyak lipid oksidasi dalam tubuh, semakin besar risiko terjadinya oksidasi pada sel atau organ, yang dapat menyebabkan berbagai penyakit. Menurut makalah yang diterbitkan dalam Journal of the British Nutrition Society berjudul "Tingkat aktivitas antioksidan dari bubuk kakao dalam plasma tikus", hasilnya menunjukkan bahwa pemberian oral bubuk kakao sebanyak 1g/kg menurunkan lipid oksidasi dalam darah.

 

Kakao nibs dapat dikunyah langsung dalam keadaan aslinya. Berbeda dengan cokelat manis, rasanya bisa menjadi asam dan pahit. Jika rasa ini tidak nyaman, Anda bisa menaburkannya di atas yogurt atau menyeduhnya dengan air panas sebagai teh. Namun, karena kakao nibs mengandung kafein, mengonsumsinya secara berlebihan dapat menyebabkan efek samping kafein. Jika dikonsumsi untuk menjaga kesehatan, sekitar 2-3 sendok teh per hari sudah cukup.

 

===============

Saya makan cukup lama karena adik laki-laki Kakao Nibs,

Benar-benar rasanya tidak enak..

Saya sudah mengunyah dan menelannya, tetapi

 

Polifenol adalah antioksidan aktif dalam tubuh yang membantu melawan radikal bebas.

Berperan mengubahnya menjadi bahan yang tidak berbahaya bagi tubuh manusia

 

Meskipun rasanya tidak enak, banyak hal yang baik untuk kesehatan, bukan?

 

0
0
komentar 1
  • gambar profil
    냥이키우기
    좋은 정보감사합니다잘보고갑니다