환경 정말 중요하죠 기분도 전염되기도 하니까요
- Kurangi makanan olahan dan perbanyak makanan dari biji-bijian utuh.
Salah satu faktor terpenting dalam menjaga kesehatan otak adalah apa yang kita makan. Makanan tinggi gula, karbohidrat olahan, lemak jenuh, dan lemak trans, yang sering kita konsumsi melalui diet kita, berdampak negatif pada otak dan pembuluh darah. Sebaliknya, makanan gandum utuh memperkuat otak.
Makanan lain yang baik untuk otak meliputi sayuran, buah-buahan, biji-bijian utuh, lemak tak jenuh tunggal dan ganda, serta daging tanpa lemak. Di antara semua itu, banyak ahli merekomendasikan diet Mediterania. Orang yang mengonsumsi diet ini terbukti memiliki risiko penyakit Alzheimer yang lebih rendah.
2. Lebih banyak bergerak dan kurangi duduk
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang aktif secara fisik cenderung lebih kecil kemungkinannya mengalami penurunan fungsi otak dan memiliki risiko penyakit Alzheimer yang lebih rendah. Oleh karena itu, disarankan agar orang dewasa melakukan olahraga teratur selama 30 hingga 60 menit per minggu, termasuk aktivitas yang meningkatkan detak jantung.
Dr. Ramzan juga menjelaskan bahwa latihan mental sama pentingnya dengan latihan fisik. Beliau menekankan bahwa aktivitas seperti bermain game, membaca, mempelajari keterampilan baru, dan bermeditasi dapat meningkatkan daya ingat, perhatian, kecepatan otak, keterampilan interpersonal, kecerdasan, dan kemampuan navigasi, dan oleh karena itu direkomendasikan untuk dilakukan sesekali.
3. Dapatkan tidur berkualitas
Tidur merupakan bagian penting dari kesehatan otak. Tidur berperan dalam pemulihan, penghematan energi, memori, kekebalan tubuh, dan pengaturan emosi. Kurang tidur dapat menyebabkan kelelahan, penurunan daya ingat dan konsentrasi, perubahan suasana hati, peningkatan nafsu makan, dan penambahan berat badan. Bahkan, tidak tidur selama lebih dari 24 jam setara dengan memiliki kadar alkohol dalam darah sebesar 0,1%.
4. Pilih lingkungan yang sehat
Kebiasaan yang kita adopsi di lingkungan sekitar juga penting. Dr. Ramzan menjelaskan bahwa menjaga lingkungan yang baik sangat penting untuk menjaga kesehatan otak. Lingkungan di sekitar kita—keluarga, teman, pekerjaan, dan lingkaran sosial—memengaruhi kesehatan mental dan fisik kita. Manusia cenderung menyerupai orang-orang yang sering berinteraksi dengan kita.
Dalam kelompok-kelompok yang saya ikuti, saya cenderung secara tidak sadar mempelajari dan meniru kata-kata dan tindakan mereka. Kita harus membiasakan diri untuk menghindari hal-hal negatif dan merangkul hal-hal positif.
Hubungan interpersonal, khususnya, memiliki dampak signifikan pada kesehatan mental, sehingga menjadikannya sangat penting. Mempertahankan interaksi sosial dapat mengurangi stres dan depresi, yang dapat membantu mencegah penurunan daya ingat dan mempertahankan fungsi kognitif seiring bertambahnya usia.
=================================
Kebiasaan hidup sehat juga bergantung pada upaya dari teman dan keluarga yang baik.
Makanan sehat juga dibagikan dengan teman dekat.
Saya rasa akan lebih baik jika dimakan bersamaan.
Lingkungan juga sangat penting~
Seseorang yang ceria dan positif, bukan seseorang yang murung.
Kebersamaan ini sangat membantu saya secara emosional.