(Kegalauan) Mengalami glaukoma di usia 40-an... Bagaimana pengobatannya?
Saya seorang wanita yang berusia 40-an tahun tahun ini.
Setelah lama tidak bertemu, saat mendengar ceritanya, ternyata tidak ada bagian tubuh yang tidak sakit di sana-sini.
Tahun lalu menjalani operasi lambung, ada benjolan di leher, dan juga sedang mengelola glaukoma.
Tidak hanya teman itu, tetapi juga satu teman lain yang diketahui melalui pemeriksaan kesehatan sedang dalam pengelolaan glaukoma.
Saya belum pernah melakukan pemeriksaan kesehatan mata, jadi saya merasa heran. Saya pikir glaukoma adalah penyakit yang hanya muncul saat usia semakin tua.
Ini cerita dari teman saya... dan ternyata ada dua orang. Rasanya seperti bukan cerita orang lain, jadi saya langsung merasa khawatir.
Lebih baik menjaga tekanan intraokular, katanya hanya mengelola dengan meneteskan obat mata...
Saya ingin tahu apakah ada orang lain yang mengelola dengan cara yang berbeda.
Selain itu, saya juga akan berbagi tentang glaukoma yang telah saya pelajari.
Penyebab Glaukoma
1. Peningkatan tekanan panduan
Peningkatan tekanan intraokular sering terjadi akibat ketidakseimbangan antara produksi dan drainase cairan mata, dan ini merupakan faktor risiko utama untuk sebagian besar jenis glaukoma. Jika tidak diobati, dapat menyebabkan kerusakan saraf optik dan kehilangan penglihatan.
Glaukoma sudut terbuka primer
Glaukoma sudut terbuka primer adalah bentuk paling umum dari glaukoma dan biasanya terjadi ketika sudut drainase mata secara bertahap tersumbat, menyebabkan peningkatan tekanan intraokular. Penyebab pasti dari jenis glaukoma ini belum sepenuhnya dipahami, tetapi diyakini melibatkan faktor genetik dan lingkungan.
Glaukoma sudut tertutup
Glaukoma sudut tertutup terjadi ketika sudut drain mata tiba-tiba tersumbat dan tekanan intraokular meningkat secara drastis. Ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor termasuk ruang anterior yang dangkal, perubahan terkait usia, atau obat-obatan tertentu.
Glaukoma tekanan intraokular normal
Glaukoma tekanan intraokular normal ditandai oleh kerusakan saraf optik dan kehilangan penglihatan meskipun tekanan intraokular berada dalam kisaran normal. Penyebab pasti dari jenis glaukoma ini belum sepenuhnya dipahami, tetapi faktor-faktor seperti penurunan aliran darah ke saraf optik atau peningkatan sensitivitas saraf optik terhadap kerusakan dapat berkontribusi.
Glaukoma sekunder
Glaukoma sekunder adalah glaukoma yang disebabkan oleh kondisi mendasar lainnya seperti trauma, peradangan, penggunaan obat tertentu, atau gangguan mata lainnya. Kondisi ini dapat mengganggu pengeluaran cairan normal dari mata, sehingga meningkatkan tekanan intraokular.
6. Glaukoma kongenital
Glaukoma kongenital adalah bentuk glaukoma yang jarang terjadi pada bayi dan balita. Biasanya disebabkan oleh gangguan pada sistem drainase mata yang menghalangi aliran cairan yang tepat dan menyebabkan peningkatan tekanan intraokular.
7. Glaukoma pigmen
Glaukoma pigmentosa adalah jenis glaukoma yang terjadi ketika butiran pigmen iris menumpuk di saluran drainase mata, mengganggu aliran cairan secara normal dan meningkatkan tekanan intraokular. Jenis glaukoma ini sering mempengaruhi orang dewasa muda.
Gejala glaukoma
1. Peningkatan tekanan intraokular
Peningkatan tekanan intraokular adalah gejala khas glaukoma. Namun, pada tahap awal, gejala yang mencolok mungkin tidak muncul. Pemeriksaan mata rutin dan pengukuran tekanan intraokular sangat penting untuk deteksi dini.
2. Kehilangan penglihatan samping secara bertahap
Salah satu gejala utama glaukoma adalah kehilangan penglihatan tepi secara bertahap. Kehilangan ini biasanya dimulai dari penglihatan samping dan akan memburuk seiring waktu jika tidak diobati. Individu mungkin mengalami kesulitan melihat benda di samping atau penglihatan mereka menjadi sempit.
Penglihatan kabur atau buram
Penglihatan yang kabur atau buram dapat terjadi pada pasien glaukoma. Penglihatan yang kabur dapat membuat sulit melihat detail atau gambar yang jelas.
4. Nyeri atau ketidaknyamanan pada mata
Dalam beberapa kasus, pasien glaukoma dapat mengalami nyeri atau ketidaknyamanan pada mata. Ini dapat muncul sebagai nyeri di sekitar mata, sensasi tekanan, atau sakit kepala.
5. Cincin berkilauan atau pelangi
Lingkaran halo atau pelangi di sekitar cahaya bisa menjadi gejala glaukoma. Gangguan penglihatan ini terutama dapat terjadi dalam kondisi pencahayaan rendah atau saat melihat cahaya yang terang.
Pengelolaan dan Pengobatan Glaukoma
Obat untuk menurunkan tekanan intraokular
Dalam glaukoma, obat-obatan seperti tetes mata atau obat oral biasanya diresepkan untuk menurunkan tekanan intraokular. Obat-obatan ini bekerja dengan mengurangi produksi cairan aqueous humor atau meningkatkan aliran keluar cairan dari mata.
2. Terapi laser
Terapi laser seperti trabekuloplasti laser selektif (SLT) atau iridotomi laser periferal (LPI) adalah prosedur non-invasif yang digunakan untuk pengobatan glaukoma. SLT membantu meningkatkan drainase cairan mata dan LPI membuat lubang kecil di iris untuk memperbaiki aliran cairan dan mengurangi tekanan intraokular.
3. Prosedur Operasi
Pasien dengan glaukoma progresif atau yang tidak terkendali mungkin memerlukan intervensi bedah. Prosedur seperti trabekulektomi yang membuat saluran drainase baru atau operasi shunt tabung yang menanamkan tabung kecil untuk mengubah arah aliran cairan dapat secara efektif menurunkan tekanan intraokular.
4. Operasi glaukoma minimally invasif (MIGS)
Operasi glaukoma minimally invasive menggunakan implan kecil atau stent untuk meningkatkan drainase cairan dari mata dan menurunkan tekanan intraokular. Prosedur MIGS menawarkan alternatif yang kurang invasif dibandingkan operasi glaukoma tradisional.
5. Modifikasi gaya hidup dan terapi dukungan
Tidak ada pengobatan yang diketahui untuk glaukoma, tetapi beberapa perubahan gaya hidup tertentu dapat membantu mengelola kondisi dan memperlambat perkembangannya. Ini termasuk menjaga pemeriksaan mata secara rutin, mematuhi pengobatan yang diresepkan, melindungi mata dari cedera, mengelola kondisi kesehatan lainnya, dan mengadopsi gaya hidup sehat.
Kami telah mempelajari penyebab, gejala, dan cara pengobatannya.
Saya juga harus menjalani pemeriksaan kesehatan dalam waktu dekat untuk memeriksa glaukoma.
Kalau begitu, saya akan mengunggah ulasan lagi nanti.
Saya rasa saya terlalu sering menggunakan ponsel dan menonton TV, jadi saya berusaha untuk melakukannya dengan sedang.
Silakan unggah cerita lain jika ada.
Terima kasih telah membaca.