식도염이 생각보다 완치가 어렵고 많은분들이 걸리더라고요! 치료정보 감사합니다 ~~
Mari kita berbagi cara mengobati dan mengatasi esofagitis.
Saya menderita gastritis kronis, jadi saya berhati-hati dengan kebiasaan makan saya dan berhasil mengelolanya. Gejala adanya benda asing di tenggorokan Saya pernah mengalaminya. Saya pergi ke klinik penyakit dalam dan didiagnosis menderita esofagitis. Saya ingin berbagi beberapa tips tentang cara mengobati esofagitis.
1. Apa itu esofagitis?
Ini adalah penyakit di mana mukosa esofagus menjadi meradang dan mukosa tersebut mengalami erosi.
2. Apa penyebab esofagitis?
Esofagitis dapat disebabkan oleh infeksi jamur, virus, atau bakteri, gangguan makan yang sering menyebabkan muntah, atau obat-obatan tertentu. Penyebab paling umum adalah refluks asam, yang sering menyebabkan luka bakar pada lapisan esofagus.
3. Apa saja gejala esofagitis?
Mual, muntah, demam, menggigil, nyeri tajam di sekitar dada atau tenggorokan, atau perasaan seperti makanan tersangkut di tenggorokan.
4. Pengobatan untuk esofagitis?
Gejala yang saya alami adalah sesak dada, gangguan pencernaan, dan rasa tidak nyaman di daerah epigastrium, jadi saya pikir saya mengalami kekambuhan gastritis. Namun, Aku merasakan sesuatu yang berbeda di tenggorokanku, sesuatu yang belum pernah kurasakan sebelumnya. Saya mengunjungi rumah sakit dan berkonsultasi dengan dokter. Pertama kali saya menjalani endoskopi, mereka mengatakan ada sedikit esofagitis, tetapi tidak ada gejala. Namun, kali ini, mereka mengatakan ada gejala esofagitis dan saya perlu pengobatan untuk esofagitis. Pengobatan dengan obat diperlukan untuk mengobati esofagitis. Untuk mengobati esofagitis Saya telah diresepkan obat tukak lambung, stimulan motilitas gastrointestinal, obat gangguan pencernaan, antispasmodik, dan bahkan obat tukak lambung.
5. Bagaimana cara merawat sendiri penyakit esofagitis?
Mengatur kebiasaan makan sangat penting untuk mengobati esofagitis. Saya sudah menderita gastritis kronis, jadi diet hipoalergenik sudah pasti diperlukan. Namun, jika Anda baru pertama kali didiagnosis, hindari kopi berkarbonasi, cokelat, alkohol, dan jus jeruk. Penurunan berat badan sangat penting, dan Anda harus mengubah kebiasaan berbaring setelah makan. Untuk mengobati esofagitis, saya berhenti mengonsumsi cokelat sesekali, menjaga pola makan hipoalergenik yang lembut bagi kerongkongan, dan minum obat yang diresepkan dengan teratur.