스트레스와 면역력 관리가 중요 하네요 잘 보고 가요
Penyebab sebenarnya penyakit kulit adalah kekebalan tubuh dan stres?!
**Berbagi informasi berita**
Penyebab sebenarnya penyakit kulit adalah kekebalan tubuh dan stres?!
Dermatitis atopik bukan sekadar penyakit kulit yang gatal; penyakit ini sangat terkait dengan sistem kekebalan tubuh kita.
Penyebab dermatitis atopik 🧬
Kulit kita bertindak sebagai penghalang, melindungi tubuh dari zat-zat eksternal. Proses ini melibatkan aktivasi sel-sel imun. Dermatitis atopik dimulai ketika sel-sel imun tertentu yang disebut sel "TH2" menjadi terlalu aktif. Sel-sel ini melepaskan zat-zat yang menyebabkan kemerahan, kulit kasar, dan rasa gatal yang hebat. Hal ini pada akhirnya melemahkan penghalang kulit, yang menyebabkan siklus peningkatan sensitivitas terhadap zat-zat eksternal.
Dermatitis Atopik vs. Psoriasis: Apa Bedanya? 🤔
Meskipun kedua kondisi itu tampak serupa, ada perbedaan yang jelas.
Psoriasis: Batas antara lesi dan kulit normal sangat jelas, seperti peta. Psoriasis juga memiliki karakteristik penyakit sistemik yang dapat memengaruhi tidak hanya kulit tetapi juga kuku, sendi, dan sistem kardiovaskular.
Dermatitis atopik: Batas lesi tidak jelas, dan gejala utamanya adalah rasa gatal yang luar biasa.
Apakah sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat lebih baik? 💪
Hal ini tidak selalu terjadi. Sistem kekebalan tubuh yang kuat justru dapat menyebabkan penyakit autoimun, di mana tubuh menyerang dirinya sendiri. Sistem kekebalan tubuh yang sehat bukan tentang menjadi kuat; melainkan tentang kemampuan membedakan zat berbahaya dan zat yang harmonis serta mencapai harmoni dan keseimbangan.
Hubungan antara stres dan kekebalan 😨
Saat stres, tubuh kita mengeluarkan hormon yang disebut kortisol. Kortisol menekan fungsi kekebalan tubuh untuk menstabilkan tubuh yang menjadi terlalu sensitif akibat stres. Stres kronis menyebabkan sekresi kortisol terus-menerus, yang mengurangi jumlah dan aktivitas sel-sel kekebalan tubuh, yang pada akhirnya membuat kita rentan terhadap berbagai penyakit.