얼음이랑 탄산수... 조심해야겠어요... 즐겨 먹는데..ㅠㅠ
Bahkan sayuran sehat pun bisa menjadi racun bagi gigi Anda jika dimakan 'seperti ini'.
Sudah menjadi fakta umum bahwa mengonsumsi terlalu banyak makanan manis seperti cokelat dan permen dapat membahayakan gigi. Namun, beberapa makanan juga dapat membahayakan kesehatan gigi. Mari kita lihat tiga di antaranya yang paling umum.
Sayuran acar dan buah-buahan kering
Sayuran dan buah-buahan yang menghasilkan suara renyah saat dimakan mentah, seperti apel, mentimun, dan wortel, membantu menghilangkan plak dari gigi karena membantu melonggarkannya.
Antosianin, komponen yang terkandung dalam anggur dan beri, memiliki efek anti-inflamasi pada peradangan gusi dan juga baik untuk meredakan nyeri.
Selain itu, makanan yang mengandung zat besi, seperti bayam dan tahu, efektif dalam mengurangi pembengkakan lidah dan gusi yang dapat terjadi akibat kekurangan zat besi dan hemoglobin, serta membantu mencegah plak gigi dan membentuk gigi yang kuat.
Namun, acar sayuran dan buah kering dapat beracun bagi kesehatan gigi Anda. Acar sayuran mengandung kadar asam yang tinggi karena cuka, yang dapat merusak gigi, dan terkadang juga mengandung gula.
Buah kering, yang kadar airnya telah dihilangkan sepenuhnya, juga mengandung banyak gula dan mudah menempel pada gigi. Berhati-hatilah, karena menempel pada gigi dapat menyebabkan gigi berlubang.
◇Es
Mengunyah es sisa kopi atau minuman lainnya juga dapat memberi tekanan pada gigi Anda. Mengunyah es berulang kali dapat mengejutkan gigi Anda dan menyebabkan sindrom gigi retak, jadi disarankan untuk berhati-hati. Sindrom gigi retak terjadi ketika gigi terkena tekanan berlebihan dan terus menerus, menciptakan retakan mikroskopis di antara gigi. Jika dibiarkan tanpa perawatan, bakteri dapat masuk ke celah tersebut, menyebabkan peradangan. Jika didiagnosis menderita sindrom gigi retak, mahkota emas atau keramik dipasang untuk mencegah keretakan lebih lanjut, diikuti dengan perawatan saluran akar.
◇Air berkarbonasi
Minuman berkarbonasi, termasuk soda, bir, dan air berkarbonasi, juga menimbulkan risiko kerusakan gigi yang signifikan. Karbon dioksida sedikit asam dan dapat melarutkan enamel gigi. Gula dan pemanis buatan, yang sering ditambahkan untuk rasa manis, juga meningkatkan risiko kerusakan gigi. Gula memberi makan bakteri mulut, meningkatkan risiko kerusakan gigi. Lebih lanjut, konsumsi pemanis buatan secara terus-menerus meningkatkan keasaman mulut, meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri dan memberi makan bakteri tersebut, yang pada gilirannya berkontribusi pada kerusakan gigi.
=================
Menurutku hanya cola yang buruk untuk gigi.
Bahkan minuman berkarbonasi tanpa kalori pun bisa berbahaya bagi gigi Anda.
Kebiasaan mengunyah es batu juga merusak gigi.
Saat mengawetkan makanan, gula, garam, dan cuka ditambahkan untuk membuatnya manis dan asam.
Karena disajikan dalam jumlah besar, Anda sebaiknya tidak makan terlalu banyak.