저도 곤약 넣은 떡볶이는 처음 들어봤어요. 근데 괜히 건강해지는 느낌일 것 같아요. 한번 만들어 먹어보고 싶네요. 곤약이 칼로리도 적고 하니 당뇨에도 좋고 체중조절해도 좋을 것 같아요.
(Tteokbokki untuk Penderita Diabetes) Jauh lebih enak daripada kue beras! "Tumis telur" yang sangat bergizi
Jauh lebih enak daripada tteokbokki! "Tumis telur" yang sangat bergizi
Buat tteokbokki tanpa kue beras menggunakan konjac dan telur. Bumbunya sudah pas, jadi masak dengan api kecil hingga kuahnya hampir matang!
Diet Diabetes dengan Rumah Sakit Severance
Resep rekomendasi hari ini telah tiba!
Telur goreng
Menambahkan sayuran cincang seperti kubis atau wortel akan membantu Anda merasa kenyang lebih lama dan mencegah peningkatan gula darah yang cepat.
Apa bedanya?
Telur sebagai pengganti kue gandum atau kue beras.
Telur kaya akan protein, yang membantu membangun otot pada penderita diabetes jika dikonsumsi. Massa otot yang lebih banyak membantu membakar glukosa, yang membantu mengatur kadar gula darah. Mengonsumsi dua butir telur sesuai anjuran memberikan 20% dari asupan protein harian yang direkomendasikan. Telur membuat Anda merasa kenyang lebih lama dan rendah kalori, yang juga dapat membantu pengelolaan berat badan. Sebuah studi oleh Universitas Castilla-La Mancha di Spanyol menemukan bahwa orang yang mengonsumsi lebih banyak telur memiliki indeks massa tubuh yang lebih rendah daripada mereka yang mengonsumsi lebih sedikit.
Kunci Sukses Menurunkan Berat Badan dengan Konjac
Konjac adalah makanan rendah kalori, mengandung sekitar 10 kalori per 100 gram. Perhimpunan Studi Obesitas Korea juga merekomendasikan konjac sebagai makanan pengontrol berat badan. Kandungan kalorinya yang rendah, dikombinasikan dengan serat makanan dan air, membuatnya sangat lengket. Serat makanan dalam konjac larut di usus dan menempel pada makanan lain, memperlambat penyerapan karbohidrat dan meningkatkan kadar gula darah. Namun, mereka yang memiliki masalah pencernaan atau diabetes yang mengalami gangguan fungsi pencernaan sebaiknya menghindari konsumsi konjac, karena dapat menyebabkan perut kembung, perut bergas, dan diare ringan. Dalam kasus ini, pertimbangkan untuk mengganti konjac dengan kue beras merah atau meningkatkan jumlah telur yang dikonsumsi.
Bawang bombay dan daun bawang menambahkan rasa manis yang sehat.
Bawang bombai dan daun bawang merupakan bahan penting untuk membuat tteokbokki. Menambahkannya ke dalam kaldu akan memasaknya selama proses memasak, sehingga menambah rasa manis. Bawang bombai kaya akan quercetin, yang membantu mencegah penyakit kardiovaskular dengan mencegah penumpukan lemak di pembuluh darah. Untuk menyerap nutrisi secara maksimal, iris bawang bombai secara vertikal. Dengan cara ini, sel-selnya akan hancur, sehingga nutrisi dapat lebih aktif. Allicin dalam daun bawang meningkatkan kekebalan tubuh, dan vitamin C menghilangkan radikal bebas dalam tubuh, sehingga mencegah peradangan.
Bahan-bahan & Resep (untuk 2 porsi)
telur rebus 4, Konjac 100g, bawang bombai 1/2, daun bawang 1/2, air 150 ml, biji wijen sedikit
※bumbu: pasta cabai 2 sendok makan, bubuk cabai merah 1 sendok makan, kecap 1 sendok makan, minyak wijen 1 sendok teh, bawang putih cincang 1 sendok teh, Stevia sedikit
1 Potong konjac menjadi potongan seukuran tteokbokki dan rebus sebentar dalam air mendidih.
2 Tambahkan semua bahan bumbu dan aduk rata.
3 Masukkan telur rebus ke dalam wajan dan goreng hingga berwarna cokelat keemasan.
4 3. Tambahkan 150 mL air, saus bumbu, dan konjac, lalu rebus sebentar, kemudian tambahkan bawang bombai dan daun bawang, lalu masak dengan api kecil.
5 Masukkan ke dalam mangkuk.
============
Saya penasaran dengan tteokbokki yang menggunakan konjac.
Aku harus memakannya akhir pekan ini.
Aku sangat ingin makan tteokbokki.
Resepnya juga enak.