라면이 본래 균형잡힌 완전식품인데 생산하면서 사람들의 입맛 경쟁으로 자극적인 맛을 원하다보니 염분이 과첨된다니 국물은 최대한 적게 먹고 내용물만 먹는게 좋죠.
Ramen adalah makanan yang praktis dan lezat. Namun, penderita diabetes seringkali kesulitan untuk sepenuhnya menikmatinya karena kandungan karbohidrat, natrium, dan lemak di dalamnya. Apakah mengonsumsi ramen bagi penderita diabetes hanyalah khayalan belaka?
"Saya berusia 30-an dan mengidap diabetes. Selama seminggu, saya memiliki banyak pekerjaan, jadi saya makan sedikit atau kadang-kadang melewatkan makan. Terkadang, saya merasa merebus mi instan adalah makanan yang tepat. Apakah boleh makan mi instan sebagai makanan utama?"
T: Saya ingin tahu cara makan ramen dengan sehat namun tetap lezat.
A. Kurangi sup, perbanyak sayuran
Sebenarnya, ramen tidak direkomendasikan untuk penderita diabetes. Ini adalah makanan olahan yang sarat dengan bahan-bahan yang dapat menyebabkan lonjakan gula darah, seperti pati (polisakarida), minyak sawit (lemak jenuh), dan garam (natrium). Karena profil nutrisinya yang tidak seimbang, ramen dapat mengganggu kadar gula darah.
Namun, ada kalanya Anda benar-benar harus makan, dan sekadar menahan keinginan bukanlah selalu solusinya. Di sini, kami akan berbagi beberapa cara sehat bagi penderita diabetes untuk menikmati ramen. Pertama, pilih produk 'mie kering'.
Ada beberapa produk yang menggunakan mi kering alami sebagai pengganti mi goreng. Mi kering ini relatif lebih rendah kalori dan lemak daripada mi goreng. Jika membeli mi kering tidak memungkinkan, pilih produk biasa, tetapi gunakan dua wadah. Rebus mi dalam satu panci berisi air mendidih, lalu tiriskan dan masukkan ke dalam panci lain berisi air mendidih untuk menyelesaikan memasak sup. Proses ini melibatkan merebus mi sekali untuk menghilangkan minyak sawit.
Hal selanjutnya yang perlu dipertimbangkan adalah mengurangi asupan natrium. Kandungan natrium rata-rata per bungkus ramen adalah 1.693 mg, yang setara dengan asupan natrium harian yang direkomendasikan (2.000 mg). Untuk mengurangi asupan natrium: Cara yang baik untuk melakukan ini adalah dengan mengurangi kuahnya sekitar sepertiga. Anda tentu tidak ingin rasanya hambar, bukan? Menggunakan lebih sedikit air juga akan mempertahankan cita rasa. Menyajikan ramen dengan salad selada sebagai pengganti kimchi juga merupakan cara yang bagus untuk mengurangi asupan natrium. Ini dia.
Untuk menyeimbangkan nutrisi Anda, tambahkan topping seperti tahu lembut, telur, tauge, dan kol ke ramen Anda. Selain melengkapi protein dan serat yang kurang dalam ramen, kalium dalam sayuran juga membantu mengeluarkan natrium dari tubuh.
Seberapa sehat pun pola makan Anda, ramen tetaplah makanan olahan. Hindari konsumsi berlebihan!
==============
Sup sekitar 1/3 (lebih sedikit air)
Tambahkan sayuran, telur, dan tahu lembut untuk menyeimbangkan nutrisi.
Sajikan dengan salad sebagai pengganti kimchi.
Setelah menyantap makanan kaya kalori selama Chuseok,
Aku juga teringat ramen.